Viral Video Siswa Salat Jumat di Luar saat Cuaca Dingin

Foto murid salat jumat di luar sekolah - arabnews
05 Desember 2021 15:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah sekolah menengah di Inggris meminta maaf karena delapan muridnya salat Jumat di luar gedung ketika cuaca sedang dingin.

Video rekaman siswa Muslim yang sedang salat Jumat di luar ruangan itu, memicu kemarahan masyarakat.

Delapan murid laki-laki di Oldham Academy North itu  disebut salat di luar setelah seorang guru perempuan 'mengusir mereka keluar dari kelas',

Dalam klip itu, sekitar delapan anak laki-laki terlihat salat di trotoar, sementara seorang staf sekolah yang mengenakan jaket terlihat mengawasi mereka.

Setelah selesai salat, anak laki-laki yang masih memakai blazer seragam sekolah dan sepatu, segera berdiri dan mengambil tas mereka.

Rekaman itu disambut kemarahan meluas, dengan pemirsa menggambarkan adegan itu sebagai 'menyedihkan' dan 'menjijikkan'.

Oldham Academy North sejak itu menjelaskan bahwa para siswa tidak dapat berdoa di dalam karena banjir besar yang menyebabkan kerusakan serius dan menutup 15 ruang kelas.

Namun sekolah mengeluarkan 'permintaan maaf sepenuh hati' dan mengkonfirmasi penyelidikan telah dilakukan.

Seorang mantan siswa yang berbicara kepada The Oldham Times mengatakan anak-anak itu sedang berdoa selama istirahat makan siang mereka Jumat lalu di sebuah kelas ketika seorang anggota staf 'meminta mereka untuk pergi'.

Para murid tidak memiliki pilihan selain melakukan salat dalam cuaca dingin karena sekolah tidak menyediakan ruang salat yang layak.

Laporan lain yang dibagikan oleh Asian Image mengutip seorang murid yang mengaku ikut dalam salat itu, mengatakan seorang guru yang 'marah' memberi tahu kelompok tersebut bahwa mereka tidak diizinkan untuk berdoa di ruangan.

Siswa itu menjelaskan, 'Kami sedang salat Jumat dan seorang guru masuk dan memberi tahu kami bahwa kami tidak diizinkan untuk salat di ruangan itu dan dia membanting pintu dan tampak marah."

'Kami memiliki ruang salat ini sejak lama, guru mengizinkan kami pergi ke sana untuk salat."

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia