Advertisement

Bangun Pesantren Khusus Lansia, Ridwan Kamil Ajak Gus Miftah

Wisnu Wage Pamungkas
Kamis, 02 Desember 2021 - 18:27 WIB
Budi Cahyana
Bangun Pesantren Khusus Lansia, Ridwan Kamil Ajak Gus Miftah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu Gus Miftah di pondok pesantren Ora Aji Sleman. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Gus Miftah membantu membangun pesantren khusus lanjut usia (lansia) di Jawa Barat. Permintaan ini disambut pemimpin pondok pesantren Ora Aji Sleman, tersebut dengan tangan terbuka.

Permintaan tersebut disampaikan saat Ridwan Kamil menemui Gus Miftah di ponpesnya, Kamis (2/12/2021) sore. Pertemuan digelar usai gubernur melakukan sejumlah agenda kerja di DIY.

Menurutnya meminta bantuan pada Gus Miftah sudah tepat. “Beliau idola sejuta umat, guru. Kita membutuhkan cara berdakwah yang disesuaikan dengan gaya komunikasi generasi baru, mudah dipahami itu gaya dan kelebihan beliau,” katanya.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Menurutnya permintaan membangun pesantren lansia juga seiring dengan semangat membangun pesantren yang tengah didorong oleh Gus Miftah di berbagai tempat.

“Salah satunya fenomena di Jabar, lansia itu butuh pesantren kilat. Saya mengajak Gus membangun konsep itu, jadi pesantren tapi yang tinggal lansia, sambil bercocok tanam dapat ilmu,” katanya.

Konsep pesantren lansia sendiri dinilai penting mengingat para lansia juga butuh banyak tabungan akhirat dengan belajar agama. Selain urusan pesantren, kedatangan dirinya juga untuk mendengar nasihat-nasihat dari Gus Miftah.

Dia juga meminta agar Gus Miftah lebih banyak agenda berdakwah di Jawa Barat. “Jateng, Jatim sudah sering. Jabar lebih banyak penduduknya yang perlu didakwahi,” ujarnya.

Gus Miftah menyambut baik tawaran dari Ridwan Kamil. Menurutnya karena dirinya menganggap Ridwan Kamil itu sahabat, maka bisa memahami keinginan gubernur tersebut.

“Alhamdulillah saya bersahabat dengan beliau. Terimakasih kunjungannya. Niatannya menyambungkan silaturahmi. Menyambung rasa cinta dan kasih sayang dengan sahabat,” katanya.

Advertisement

Pihaknya memastikan akan menjadikan Jawa Barat sebagai daerah prioritas dakwah, mengingat selama ini lebih banyak di wilayah Timur dan Tengah. “Saya beberapa kali hadir selama pandemi di Garut, Purwakarta, Subang dan Cirebon, antusiasmenya luar biasa,” katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

2 Tahun Vakum, Sultan Jogja Kembali Bagikan Udhik-Udhik untuk Warga

Jogja
| Jum'at, 30 September 2022, 16:07 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement