Ganjar Perintahkan Jajarannya untuk Assessment dan Mengecek Kebakaran Kapal di Tegal 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. - Ist/dok Humas Pemprov Jateng
18 November 2021 08:57 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, TEGAL-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan assessment dan pengecekan peristiwa kebakaran kapal yang terjadi di Kota Tegal, Rabu (17/11/2021). Laporan tentang kebakaran tersebut, diterima Ganjar langsung dari para nelayan.

"Ini tadi saya sudah cek kebetulan ada nelayan yang lapor ke saya, tidak ada korban. Ini laporan nelayan," kata Ganjar dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (18/11/2021).

Ganjar langsung merespons cepat dan menugaskan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Fendiawan Triskiantoro untuk bergerak cepat melihat kondisi di tempat kejadian perkara.

"Jadi sekarang kawan-kawan dari KKP lagi menuju dan kami dikirimi beberapa video saat kondisi kebakaran dan Alhamdulillah semua merespon dan mudah-mudahan segera dibereskan," katanya.

Ganjar mengatakan, laporan yang diterimanya dari nelayan di Tegal sejak 01.30 WIB dinihari hingga pukul 07.00 tadi pagi, api masih belum bisa dipadamkan. Dari laporan, kebakaran diduga akibat korsleting di salah satu kapal.

"Laporannya cukup lengkap dan sampai hari ini upaya-upaya pemadaman sedang dituntaskan dan kita lagi mengassesmen nah mudah-mudahan nanti segera mereka kita bisa bantu," katanya.

Ganjar mengaku terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan di Kota maupun kabupaten Tegal. Harapannya assessment segera dilakukan agar bisa diketahui kebutuhan yang bisa dikirim sebagai bantuan.

"Nanti kalau diperlukan bantuan segera kita bisa berkomunikasi dengan seluruh pihak. Kami langsung koordinasikan KKP kabupaten kota terus kemudian nanti pusat dan kita yang berinisiatif untuk menjembatani," tandasnya.

Sebagai informasi, belasan kapal ikan di dok kompleks Pelabuhan Kota Tegal, Jawa Tengah, terbakar. Kebakaran terjadi sejak dini hari. Diberitakan hingga saat ini api belum padam. (ADV)