Advertisement
Waspada! Tiga Varian Virus Ini Berpotensi Masuk ke Indonesia, Jika..
Ilustrasi virus Covid-19 varian AY.4.2 - Times of India \\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa saat ini terdapat tiga varian virus Covid-19 yang dinilai berpotensi menimbulkan gelombang baru kasus terkonfirmasi.
“Varian baru ada tiga di dunia yang berpotensi berbahaya yaitu Lambda atau C3.7, Mu atau B1.621, dan C.1,” katanya kepada awak media, Rabu (10/11/2021).
Advertisement
Menkes melanjutkan, ketiga varian tersebut sudah ditetapkan sebagai variant of interest oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena mudah menyebar dan berbahaya.
“Varian tersebut terdeteksi umumnya di Amerika Selatan tapi belum masuk Indonesia,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Menkes Budi menyampaikan bahwa pemerintah terus mengupayakan pencegahan varian-varian virus tersebut masuk ke Indonesia.
BACA JUGA: Polda: Hampir Semua SMA di DIY Punya Geng Pelajar
Caranya adalah dengan memperketat pintu masuk internasional baik darat, laut dan udara.
Menkes juga menceritakan penyebaran varian Delta yang menyebabkan lonjakan kasus beberapa bulan lalu masuk melalui jalur laut yakni Cilacap dan Dumai.
“Jadi kita sudah petakan, titik-titik masuk pelaku perjalanan internasional dibatasi yakni 5 udara, 9 laut, dan 8 darat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemadaman Listrik: Sedayu, Jogja, Wates dan Kalasan Kena Giliran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 26 Februari 2026, Cek Lokasinya
- LPDP Hitung Pengembalian Dana Alumni AP, Termasuk Bunga
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY 26 Februari 2026, Ini Lokasinya
- Prakiraan Cuaca DIY Kamis 26 Februari 2026: Hujan Ringan Guyur Jogja
- Pertamina Tambah 710.160 Tabung Elpiji 3 Kg Jateng saat Ramadan
- Jadwal KA Bandara YIA 26 Februari 2026, Cek Keberangkatan dari Tugu
- Jadwal SIM Keliling Jogja 26 Februari 2026, Layanan di Alun-Alun Kidul
Advertisement
Advertisement








