Messi vs Mbappe: Berduel Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia
Messi samai rekor Klose di Piala Dunia, Mbappe mengancam. Siapa jadi top skor sepanjang masa?
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi./Antara
Harianjogja.com, SOLO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Gempa swarm yang terjadi di wilayah Salatiga.
Pada Sabtu (23/10/2021), setidaknya wilayah Banyubiru, Ambarawa dan Bawen mengalami gempa swarm.
Mengutip dari laman Twitter BMKG, Gempa swarm adalah serangkaian aktivitas gempa bermagnitudo kecil dgn frekuensi kejadian yg sangat sering dan relatif lama di suatu kawasan.
Gempa swarm terjadi tanpa ada gempa utama (mainshock), seperti pada umumnya gempa utama lebih besar kekuatannya dibandingkan gempa susulan.
Karena aktivitasnya yang terus menerus, gempa ini jarang yang menimbulkan kerusakan.
Kemudian jika gempa swarm ditemukan di wilayah pesisir pantai, maka efek dari guncangannya tak akan menimbulkan tsunami.
Dari laporan BMKG, gempa swarm tidak hanya berkaitan dengan kawasan gunung api.
Beberapa laporan menunjukkan bahwa aktivitas swarm juga dapat terjadi di kawasan non-vulkanik.
Kemudian gempa swarm juga dapat terjadi di kawasan dengan karakteristik batuan yang rapuh yang terbangun medan tegangan, sehingga mudah terjadi retakan (fractures).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.