Advertisement

Utang Luar Negeri Pemerintah Kini Capai Rp2.924 Triliun

Dany Saputra
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 16:17 WIB
Budi Cahyana
Utang Luar Negeri Pemerintah Kini Capai Rp2.924 Triliun Ilustrasi - Bisnis/Saeno M Abdi

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Bank Indonesia mencatat utang luar negeri (ULN) pemerintah pada Agustus 2021 sebesar US$207,5 miliar, atau setara Rp2.924,7 triliun (kurs Rp14.095 per dolar Amerika Serikat).

Posisi utang tersebut tumbuh sebesar 3,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Agustus 2021, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 3,5 persen (yoy).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur menyebut perkembangan ULN itu disebabkan oleh masuknya arus modal investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN).

"Perkembangan ULN tersebut disebabkan oleh masuknya arus modal investor asing di pasar SBN seiring berkembangnya sentimen positif kinerja pengelolaan SBN domestik," tambah Muhamad dalam siaran resmi, Jumat (15/10/2021).

Di sisi lain, posisi ULN pemerintah dalam bentuk pinjaman tercatat mengalami penurunan seiring pelunasan pinjaman yang jatuh tempo sebagai upaya untuk mengelola ULN.

Adapun ULN pemerintah pada Agustus 2021 secara rinci terdiri dari sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (17,8 persen dari total utang); sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (17,2 persen); sektor jasa pendidikan (16,4 persen); sektor konstruksi (15,4 persen); serta serta sektor jasa keuangan dan asuransi (12,5 persen).

BI mengeklaim posisi ULN pemerintah masih aman karena hampir seluruh utang memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah.

"Pemerintah terus berkomitmen mengelola ULN pemerintah secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel untuk mendukung belanja prioritas," kata Muhamad.

Advertisement

Adapun, posisi ULN Indonesia secara keseluruhan pada Agustus 2021 tercatat sebesar US$423,5 miliar, atau setara dengan Rp5.969,2 triliun (kurs Rp14.095 per dolar AS).

Untuk bank sentral, ULN mengalami peningkatan meski tidak menimbulkan tambahan beban bunga utang. Posisi ULN bank sentral pada Agustus 2021 mengalami peningkatan sebesar US$6,3 miliar, atau menjadi US$9,2 miliar.

Lalu, BI mencatat ULN swasta pada Agustus 2021 tercatat sebesar US$206,8 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya sebesar US$207,4 miliar.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Tujuh Fraksi Sepakati Draf APBD Gunungkidul 2023

Gunungkidul
| Selasa, 29 November 2022, 05:07 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement