Advertisement
Ledakan Bom Mobil di Yaman Tewaskan 4 Orang
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, YAMAN--Sebuah bom mobil yang menargetkan konvoi gubernur mengguncang kota pelabuhan selatan Yaman, Aden, pada Minggu dan menewaskan sedikitnya empat orang, kata seorang saksi mata Reuters dan sumber keamanan.
Gubernur Ahmed Lamlas dan menteri pertanian Salem al-Suqatri selamat dari ledakan itu tetapi sedikitnya empat orang tewas, kata sumber keamanan. Seorang saksi Reuters melihat dua mayat hangus di tempat kejadian.
Advertisement
BACA JUGA : Ledakan Terjadi di Afghanistan, Sumbernya dari Pot Bunga
Lamlas adalah sekretaris jenderal Dewan Transisi Selatan (STC), sebuah kelompok separatis utama yang bersaing dengan pemerintah dukungan Saudi untuk menguasai Aden dan wilayah selatan Yaman yang lebih luas.
Suqatri juga merupakan anggota STC yang didukung Uni Emirat Arab. Pemerintah dan STC adalah sekutu di bawah koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi yang telah memerangi gerakan Houthi yang bersekutu dengan Iran.
Ketidakstabilan di selatan mempersulit upaya perdamaian yang dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Aliansi militer melakukan intervensi di Yaman pada Maret 2015, beberapa bulan setelah Houthi menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional dari ibu kota Sanaa. Pemerintah berbasis di selatan sementara Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA, 22 April 2026, Bisa Bayar Pakai QRIS
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Motor Masuk Kolong Truk di Manahan Dua Perempuan Jadi Korban
- Anies Baswedan Hadiri Syawalan Nasional HMI MPO Cabang Yogyakarta
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- RUU Pro Perempuan Jadi Bukti Peran Strategis Legislator Perempuan DPR
- Korupsi Bea Cukai: Kotak Simpanan Terbongkar, Uang dan Emas Disita KPK
- 21 April Bukan Hari Libur, Ini Makna Hari Kartini dan Inovasi Dunia
- Kopassus Bantah Kabar Penamparan Protokol Istana Kepresidenan
Advertisement
Advertisement





