Advertisement

Fenomena Ekuinoks Akan Terjadi pada Bulan Ini

Ayyubi Kholid Saifullah
Sabtu, 18 September 2021 - 12:07 WIB
Budi Cahyana
Fenomena Ekuinoks Akan Terjadi pada Bulan Ini Matahari

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Ekuinoks adalah peristiwa astronomi ketika kemiringan sumbu Bumi dan orbit Bumi mengelilingi Matahari bergabung sedemikian rupa sehingga sumbu tidak cenderung menjauhi atau mendekati Matahari.

Ekuinoks terjadi dua kali setahun, musim semi dan musim gugur. Dua belahan Bumi menerima sinar Matahari secara merata di sekitar waktu ekuinoks.

Advertisement

Orang-orang terdahulu telah membangun observatorium pertama untuk melacak kemajuan matahari. Mereka menggunakan langit sebagai jam dan kalender. Salah satu contohnya adalah di Machu Picchu di Peru. Batu Intihuatana, ditunjukkan di bawah, telah terbukti menjadi indikator yang tepat dari tanggal dua ekuinoks dan periode langit penting lainnya. Kata Intihuatana, secara harafiah berarti mengikat matahari.

Secara umum matahari terbit ke timur dan terbenam ke barat pada ekuinoks. Kecuali di Kutub Utara dan Selatan, Bumi memiliki titik timur dan barat yang tepat di langit. Titik itu menandai perpotongan langit Anda dengan ekuator langit  garis imajiner di atas ekuator Bumi yang sebenarnya.

Matahari berada di ekuator langit, dan ekuator langit memotong semua langit kita di titik-titik yang mengarah ke timur dan ke barat. Itu sebabnya matahari terbit di timur dan terbenam di barat untuk kita semua.

Fakta ini menjadikan hari ekuinoks sebagai hari yang baik untuk menemukan arah timur dan barat untuk mengamati langit.

Jika Anda tinggal di belahan Bumi utara, Anda dapat dengan mudah melihat fajar dan matahari terbenam lebih awal.

Hari-hari yang lebih pendek membawa cuaca yang lebih dingin. New York City dan tempat-tempat modis lainnya, beberapa orang telah mengenakan mantel musim dingin mereka.

Ekuinoks atau rambu musiman di orbit Bumi mengelilingi matahari akan tiba pada 22 September 2021. Matahari akan tepat berada di atas ekuator Bumi saat itu, bergerak dari utara ke selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Bantul
| Sabtu, 04 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement