Advertisement
Menkes: 3.000 Orang yang Positif Covid-19 Jalan-Jalan ke Mal
Pengunjung berada di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan 29.110.825 orang terdaftar di aplikasi PeduliLindungi.
Dia memerinci, terdapat 5.658 lokasi yang sudah menggunakan PeduliLindungi sehingga diharapkan dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 di fasilitas umum atau ruang publik dengan rincian mal sebanyak 885 lokasi, stasiun, 106 lokasi, Restoran 1.297 lokasi, industri 1.381 lokasi, sekolah 17, dan lainnya.
Advertisement
Dia melanjutkan, check-in paling banyak dilakukan masyarakat untuk kebutuhan ke mal dan tenan yaitu 22.861.150 kali dengan rincian masyarakat yang mendapatkan kategori hijau sebanyak 15.973.439 orang, kuning 6.415.215 orang, merah 469.335 orang, dan hitam sebanyak 3.161 orang.
“Hitam artinya positif Covid-19, tetapi sayangnya masih jalan-jalan. Masuk mal 3.161 orang, ke bandara 43 orang, naik kereta 63 orang, masuk ke restoran 55 orang, dan Industri 348 orang. Padahal, mereka seharusnya isolasi mandiri,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (13/9/2021).
Menkes mengatakan dari aplikasi PeduliLindungi terdeteksi 3.830 masyarakat yang berkeliaran meskipun dalam keadaan positif Covid-19.
"Dengan demikian, kita bisa melacak mereka dan memastikan mereka segera kita ambil untuk kita lakukan isolasi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini 14 April 2026
- Remaja Tewas di Arteri Madukoro Seusai Tabrak Lari Malam Hari
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 14 April 2026, Lengkap
- Peta Mobil Terlaris Bergeser di Kuartal 1 2026, Ini Daftarnya
- Uang USD 1 Juta Disita KPK, Diduga untuk Pansus Haji
- Kemarau Lebih Kering Tahun Ini, Intai Cadangan Air Tanah
- KPK Soroti Pengadaan 25 Ribu Motor Listrik BGN, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement







