Advertisement
Awas! Perbatasan Klaten Disekat
Gubernur Ganjar Pranowo melihat pos penyekatan pemudik di Terminal Kota Tegal, Minggu (9/5/2021). - Ist/Dok Pemprov Jateng
Advertisement
Harianjogja.com, KLATEN -Tim gabungan melangsungkan penyekatan di perbatasan Jogja-Jateng, tepatnya di Prambanan, Klaten, Sabtu (18/8/2021). Dalam penyekatan tersebut, tim gabungan hanya menyosialisasikan aplikasi peduli lindungi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun JIBI/Solopos, tim gabungan menghentikan sejumlah kendaraan dari arah Jogja yang ingin masuk ke Klaten (Jateng). Sejumlah kendaraan yang dihentikan terdiri dari kendaraan roda dua dan roda empat.
Advertisement
BACA JUGA : Penyekatan Jalan di DIY Masih Diberlakukan
Tim gabungan yang terlibat dalam penyekatan kali ini berasal dari anggota Polres Klaten, anggota Kodim Klaten, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, dan Satpol PP Klaten. Di kesempatan ini, tak ada satu pun pengendara kendaraan yang diminta putar balik.
"Penyekatan ini hanya untuk sosialisasi agar warga menggunakan aplikasi peduli lindungi. Tidak ada kendaraan yang diputar balik," kata Kasatlantas Polres Klaten, AKP Abipraya Guntur Sulastiasto, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, kepada Solopos.com, Sabtu (28/8/2021).
Hal senada dijelaskan Kasihumas Polres Klaten, Iptu Abdillah. Penyekatan oleh tim gabungan bertujuan mengedukasi masyarakat di tengah PPKM Level 4.
"Penyekatan kali ini hanya sebatas sosialisasi aplikasi peduli lindungi. Penyekatan akan terus diintensifkan pada jam-jam sibuk dan hari libur di waktu mendatang. Ini juga dalam rangka mencegah persebaran Covid-19," katanya.
BACA JUGA : Penyekatan Jalan Tetap Dilakukan di Bantul
Terpisah, Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan di Kabupaten Bersinar masih terdapat penambahan 41 kasus Covid-19 dalam sehari, Sabtu (28/8/2021). Jumlah tersebut terdiri dari 29 hasil rapid antigen dan 12 hasil PCR. Di samping itu, di Klaten juga terdapat 63 pasien Covid-19 yang dinyatakan sudah sembuh dan penambahan enam kasus kematian.
"Jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 34.152 kasus. Sebanyak 438 orang menjalani perawatan/isolasi. Sebanyak 30.897 orang dinyatakan sembuh. Sebanyak 2.817 orang telah meninggal dunia," kata Cahyono Widodo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Berhamburan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
- Kabar Duka Mantan Menhan Juwono Sudarsono Wafat
Advertisement
Konsumsi BBM Naik, Pertamina Pastikan Stok di DIY dan Jateng Aman
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Advertisement







