Advertisement
Ganjar Belum Izinkan PTM di Sekolah di Wilayah PPKM Level 3
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada sejumlah kades saat mengecek penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, Rabu (23/6/2021). - Ist/dok
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, belum mengizinkan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah digelar. Meski pun sejumlah daerah di Jateng telah turun statusnya dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level 4 menjadi level 3.
Pemerintah resmi mengumumkan perpanjangan PPKM level hingga 16 Agustus mendatang. Namun ada sedikit kelonggaran dalam penerapan PPKM level kali ini, terutama pada daerah yang masuk level 3 dan 2. Daerah yang masuk kategori level 3 dan 2 diizinkan menggelar PTM di sekolah dengan sejumlah ketentuan.
Advertisement
Sedangkan di Jateng ada 18 daerah yang sudah masuk kategori level 3, dan 17 daerah lainnya masih berstatus level 4. Ke-18 daerah yang masuk kategori level 3 itu yakni Kabupaten Purbalingga, Pekalongan, Magelang, Jepara, Cilacap, Brebes, Blora, dan Pemalang.
Kemudian Kabupaten Grobogan, Kabupaten Tegal, Pati, Temanggung, Kudus, Banjarnegara, Wonogiri, Batang, dan Kota Pekalongan. Meski demikian, Gubernur Ganjar menegaskan belum mengizinkan PTM di sekolah digelar di 18 daerah yang masuk PPKM level 3 itu.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan Jateng belum akan menggelar PTM. Meskipun sejumlah daerah di Jateng ada yang masuk level 3 atau 2.
“PTM belum. Tadi saya sudah konfirmasi ke pusat. Kemungkinan yang SLB bisa, kita belum. Sabar dulu,” ujar Ganjar dalam keterangan resmi, Selasa (10/8/2021).
Meski begitu, pihaknya menegaskan sudah menyiapkan rencana dengan mempertimbangkan perkembangan terakhir. Jika PPKM tidak diperpanjang dan level PPKM bisa turun, Ganjar pun akan menggelar uji coba.
"Ya tidak langsung, kita uji coba dulu. Misalnya satu kelas siswanya 30 saja. Perkenalan dulu antarsiswa. Belajarnya dua jam-dua jam dan sehari dibagi tiga sif. Mungkin itu masih manageable. Saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan memantau dan mempersiapkan itu," jelasnya.
Selain sekolah, Ganjar juga masih belum akan membuka tempat-tempat pariwisata. Dinas Pariwisata juga telah diminta untuk memantau dan mempersiapkannya.
"Sama, kalau perlu kita uji coba dulu di beberapa titik. Dengan cara misalnya pembelian tiket online, syarat ketat bagi wisatawan, jam kunjungannya dibatasi," jelasnya.
Uji coba itu penting agar jika nantinya sudah dibuka, maka mereka bisa mengelola dengan metode yang lebih terkontrol. "Sehingga kalau terjadi sesuatu, pengendaliannya bisa lebih mudah," pungkasnya.
Sementara itu, ada 17 daerah di Jateng yang masih berstatus PPKM level 4. Ke-17 daerah itu yakni Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Kebumen, Banyumas, dan Kota Tegal. Kemudian Kota Solo, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kabupaten Wonosobo, Sragen, Kabupaten Semarang, Purworejo, Kendal, Karanganyar, dan Demak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- MBG Tetap Jadi Prioritas, Prabowo: Saya Yakin di Jalan yang Benar
- Bangun Pagi Bisa Lebih Segar Jika Lakukan Ini Dulu
- Kemarau Lebih Panjang Diprediksi Mengancam Pangan Nasional
- Liga Spanyol 2026: Brace Vinicius Bawa Madrid Menangi Derby Panas
- Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Membebani Ginjal
- Jumlah Orang Kelaparan Berpotensi Melonjak Akibat Konflik di Iran
- Sejumlah Kota Besar Indonesia Berpotensi Dilanda Hujan Sangat Lebat
Advertisement
Advertisement








