Jokowi Ajak Masyarakat Perkuat Ikhtiar Lawan Pandemi

Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Kerja Nasional dan Musyawarah Nasional Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara virtual di Istana Negara, Kamis 8 April 2021. - Youtube Setpres
10 Agustus 2021 14:37 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Pada peringatan tahun baru 1 Muharam 1443 Hijriah yang juga bertepatan dengan bulan kemerdekaan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh masyarakat melipatgandakan ikhtiar melawan pandemi Covid-19.

“Proklamasi 17 Agustus 76 tahun yang lalu merupakan wujud hijrah kita melepaskan diri dari kolonialisme untuk menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk melipatgandakan ikhtiar lahiriah dan batiniah dalam melawan pandemi,” kata Jokowi dalam keterangan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, (9/8/2021).

Menurutnya, masa pandemi juga memberikan pelajaran berharga untuk direnungkan. Jokowi mengatakan, banyak pelajaran yang dapat diambil dari perjuangan Nabi Muhammad SAW semasa hijrah dari Makkah ke Madinah.

Perjalanan tersebut, sambungnya, telah membuat Islam berkembang pesat, menyebar luas, dan menjadi kekuatan yang disegani di jazirah Arab.

Untuk mencapainya, dibutuhkan pengorbanan untuk meninggalkan hal-hal yang menghambat kemajuan, serta kebersamaan, keberanian, dan solidaritas untuk mengatasi ancaman.

“Perbedaan latar belakang sosial dan budaya justru menjadi kekuatan. Persaudaraan kaum muhajirin dan ansar dalam menyukseskan perjuangan dakwah nabi merupakan uswah, merupakan contoh,” kata Presiden.

Presiden menuturkan bahwa kepatuhan umat Islam dalam mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan membatasi mobilitas mencerminkan semangat hijrah dalam perilaku keseharian kita.

Jokowi juga mengajak seluruh umat Islam terus meneguhkan ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniah, dan ukhuwah basyariah.

Dia meminta masyarakat untuk meningkatkan sikap moderasi beragama, toleransi, inklusivitas, dan ta’awun atau tolong menolong antarsesama umat muslim.

“Sebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin. Teladani akhlak nabi dengan mengajarkan kebersamaan dan toleransi serta menghindari syiar kebencian,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada para masyayikh, para ulama, para kiai, dan para habaib, serta seluruh pimpinan umat agama lain yang turut membantu dan bekerja sama dengan pemerintah, serta terus memanjatkan doa dan melakukan ikhtiar batin untuk keselamatan bangsa dan negara.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama melakukan penyesuaian hari libur tahun baru Islam 1 Muharram 1443 H yaitu menjadi 11 Agustus 2021. Namun, perayaannya tetap dilakukan sesuai waktunya yaitu pada 10 Agustus 2021.

Presiden Jokowi mengatakan penyesuaian tersebut merupakan bentuk ikhtiar untuk perubahan yang lebih baik dan contoh hijrah yang diamanahkan oleh Nabi Muhammad saw.

“Itu adalah ikhtiar kebaikan, itu salah satu contoh dari hijrah yang diamanahkan oleh Nabi Muhammad saw. Kesadaran untuk menjadi lebih baik, kesadaran untuk rela berkorban demi hal-hal yang lebih besar, kesadaran untuk membangun budaya hidup baru yang lebih bermanfaat dan produktif,” ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com