Advertisement
Kirab Kerbau Kyai Slamet Digelar Terbatas
Kerbau bule Kyai Slamet diarak saat kirab. Dokumen. - JIBI/M Ferri Setiawan
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Untuk yang kedua kalinya, tradisi budaya tahunan Kirab Kerbau Kyai Slamet yang digelar setiap 1 Suro dalam kalender Jawa atau tanggal 9 Agustus 2021 malam kembali ditiadakan.
Untuk itu, masyarakat diminta untuk tidak datang ke lokasi Keraton Surakarta. Masyarakat diimbau untuk melakukan doa dari kediaman masing-masing.
Advertisement
Sama halnya dengan tahun lalu, pelaksanaan kirab akan dilakukan secara internal yang melibatkan 200 peserta dan dilanjutkan dengan doa bersama di Dalem Kayonan, Komplek Kraton Kasunanan Surakarta.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengingatkan, agar pelaksanaan kirab yang dilakukan secara internal tersebut harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan dengan ketat.
“Silahkan kalau melakukan kirab secara internal. Jumlahnya harus terbatas, dan perlu kami sampaikan bahwa dalam pelaksanaannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya Senin (9/8/2021).
Dalam pelaksanaan kirab secara internal tersebut, pihaknya akan melakukan pengamanan di sekitar Keraton Surakarta dengan menerjunkan sebanyak 262 personel gabungan yang berasal dari TNI, Brimob, Polresta Solo dan Satpol PP.
“Kami berharap pelaksanaan kirab internal berjalan dengan tertib,” katanya. (k28)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Awal Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Kulonprogo Mulai Merangkak Naik
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Nilai Mayoritas Gedung Pemerintah Tahan Gempa
- Liga Inggris: Arsenal Incar Kemenangan di Kandang Wolves
- Respons IMF, Menkeu Fokus Tutup Kebocoran Pajak
- Liga Italia: Allegri Ingatkan Milan Tak Remehkan Como
- Cuaca Ekstrem Terjang Sleman, Rumah Rusak hingga Longsor
- Penggunaan Galaxy AI Samsung Tembus 86,9 Persen
- Jogokariyan hingga Kauman Rawan Macet, Ini Antisipasi Dishub Jogja
Advertisement
Advertisement







