Advertisement

Satgas Siapkan 2 Fasilitas Covid-19 di Jogja dan Lampung

Andi M. Arief
Senin, 02 Agustus 2021 - 23:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Satgas Siapkan 2 Fasilitas Covid-19 di Jogja dan Lampung  Foto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis (28/1/2021). - Antara Foto/Galih Pradipta

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mengaku sedang melakukan konstruksi proyek Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 dan fasilitas Isolasi Terpusat (Isoter) Darurat di Lampung dan Jogja.

Ketua Pembangunan RSD Covid-19 Satgas Covid-19 Danis H. Sumadilaga mengatakan pihaknya secara umum bertugas untuk membangun fasilitas Isoter Darurat untuk orang tanpa gejala (OTG) dan pasien Covid-19 bergejala ringan, sedangkan RSD Covid-19 untuk pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mengubah Hotel Mutiara Malioboro dan Hotel Mutiara Malioboro II menjadi fasilitas Isoter dan menambah kapasitas intensive care unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Muluk.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Saya baru survey kemarin [ke Hotel Mutiara Malioboro dan Hotel Mutiara Malioboro II], hari ini baru tahap pelaksanaan kegiatan," katanya kepada Bisnis, Senin (2/8/2021).

Danis menyatakan proyek fasilitas Isoter di Jogja tersebut merupakan hasil dari permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga: Ini Kriteria Kategori Jenazah Covid-19 Sesuai Aturan Kemenkes

Danis menjelaskan pihaknya akan bertugas untuk memeriksa kesiapan kedua hotel tersebut untuk menjadi fasilitas Isoter di Yogyakarta. Adapun, beberapa hal yang akan diperiksa adalah jaringan listrik, jaringan perpipaan, dan lainnya.

Pada sisi lain, Danis mengatakan pihaknya akan menambah 26 unit ICU di RSUD Dr. H. Abdul Muluk. Danis berujar angka tersebut dipilih untuk mengurangi angka bed occupation ratio (BOR) di Provinsi Lampung.

"Minggu ini keduanya selesai," katanya.

Advertisement

Dengan kata lain, Satgas Covid-19 akan menambah tujuh fasilitas bagi pasien Covid-19 pada minggu ini. Danis menyampaikan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR masih mencari alternatif pendanaan untuk membiayai seluruh proyek tersebut.

"Untuk ini [konversi RSD Covid-19] kan belum ada anggarannya. Jadi, kami akan cari pemanfaatan anggaran yang ada di Kementerian PUPR dari refocusing atau cara lain. Seiring dengan keperluan [pembiayaan] ini, kami tetap lakukan konversi," ucapnya.

Sebelumnya, Danis berujar salah satu parameter dilakukannya proyek konversi RSD Covid-19 adalah angka kasus positif Covid-19 dan angka BOR di sebuah provinsi. Saat ini, Danis menyampaikan pihaknya sedang melakukan konversi pada Wisma Haji Donohudan di Solo.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Update Stok Darah di DIY 30 September 2022

Jogja
| Jum'at, 30 September 2022, 12:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement