Sempat Mangkir, AKBP Bambang Kayun Penuhi Panggilan KPK
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
Said Didu./Bisnis-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA - Pelopor Gerakan Manusia Merdeka, Said Didu, menduga dalang isu demonstrasi besar-besaran dengan tajuk Jokowi Endgame, orang dalam kekuasaan.
Mantan Sekretaris Menteri BUMN itu mengatakan wacana demonstrasi Jokowi Endgame bertujuan untuk mengalihkan isu. "Saya meliat ini permainan di dalam bukan ada orang mau demo," kata Said dalam diskusi daring, Jumat (30/7/2021).
Dia mengatakan orang-orang di luar lingkar kekuasaan dan aktivisi tidak mungkin menginisiasi demonstrasi di tengah situasi seperti ini. Pasalnya, kata Said mereka paham bahwa saat ini sedang suasana pandemi.
"Saya bergaul dengan yang berdemo mereka sangat takut kalau ada aturan yang dilanggar," katanya.
BACA JUGA: Astaga...Warga Positif Covid-19 Berkeliaran saat Iduladha, Tulari Satu Kampung di Donokerto Sleman
Lebih lanjut, Said mengatakan terdapat dua faksi di dalam kekuasaan terkait isu demo Jokowi Endgame.
Ada yang ingin membuat halusinasi bahwa akan ada demo besar-besaran, ada yang tidak.
"Nah, kalau ada yang bikin dari dalam tapi kok membikin dari dalam sudah menggerakan pasukan, menggerakan pasukan tuh alat-alat anti-demo kawat berduri dipasang di istana," kata Said.
Pada pekan lalu, ramai beredar poster seruan aksi dengan ajakan longmarch dari Glodok ke Istana Negara, Jakarta, pada 24 Juli 2021 mendatang.
Dalam poster yang menyatakan keberatan terhadap PPKM tersebut, dicantumkan identitas atau logo perusahaan aplikasi dan foto mitra ojol mulai dari ShopeeFood, Gojek, Grab, Aliansi Mahasiswa, sampai Persatuan Pedagang Kaki Lima.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengaku khawatir penyebaran Covid-19 di wilayah DKI Jakarta akan kembali merangkak naik jika ada aksi demo yang digelar sejumlah warga di wilayah Jakarta Pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.