Advertisement
Penularan Covid-19 di Malaysia Dua Kali Lebih Cepat Dibanding Indonesia
Seorang pekerja konstruksi menerima dosis vaksin penyakit Covid-19 Sinovac di sebuah truk vaksinasi di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (8/6/2021). - Antara/Reuters\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pakar Kesehatan asal Amerika Seriket (AS) dokter Faheem Younus menyebut bahwa penyebaran Covid-19 di Malaysia dua kali lebih cepat dibanding di Indonesia.
Faheem mengatakan, setelah populasi di kedua negara disesuaikan, maka akan terlihat bahwa kecepatan penyebaran Covid-19 di Malaysia hampir dua kali lipat lebih cepat dibanding di Indonesia.
Advertisement
"Buruk! Setelah menyesuaikan besaran populasi, Penyebaran Covid-19 di Malaysia hampir dua kali lipat dibanding di Indonesia," kata Faheem lewat akun Twitternya, dikutip Sabtu (10/7/2021).
BACA JUGA : Melonjak Lagi, Covid-19 DIY Bertambah 1.665 Kasus dalam Sehari
Berdasarkan data yang diunggah Faheem, tercatat ada 155 orang yang terinfeksi dari 100 ribu penduduk Malaysia. Sementara di Indonesia, dari 100 ribu orang ada 77 ribu yang terinfeksi.
Cuitan Faheem ini pun ditanggapi oleh warganet. Akun @TURngeyel menyebut bahwa angka tersebut bisa didapat karena tingkat tracing di Indonesia masih rendah.
"Tracingnya di sini kurang loh dokter, yang bergejala aja banyak yg gak mau periksa. Trs yg udah ketahuan positif tp masih kelayapan juga banyak dok," cuit akun tersebut.
Ada juga akun @joh4anz yang membandingkan tingkat tes Covid-19 harian di antara dua negara tersebut.
"Malaysia jumlah warga yg ditest sekitar 460 ribu per sejuta orang (peringkat 89 dunia). Indonesia yg ditest hanya 77 ribu per sejuta orang (peringkat 158 dunia)," cuit akun tersebut.
Adapun, Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyampaikan status terkini kasus harian Covid-19 di Malaysia hingga 9 Juli 2021 pukul 12:00 mencapai 9.180 kasus atau 817.838 kasus kumulatif.
Bad! Once you adjust for the population size, COVID in Malaysia is spreading at almost double the speed of COVID in Indonesia. pic.twitter.com/hRvsdfigzS
— Faheem Younus, MD (@FaheemYounus) July 10, 2021
Dirjen Kesehatan Kementerian Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah menuturkan, untuk kasus sembuh sebanyak 5.713 kasus (731.193 kasus kumulatif, 89,4 persen), kasus impor tujuh kasus, kasus setempat 9.180 kasus, kasus aktif 80.665 kasus, di ICU 959 kasus dan yang memerlukan bantuan pernapasan 465 kasus.
BACA JUGA : Pasien Sembuh dari Covid di Indonesia Hari Ini Catat Rekor
Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 RI melaporkan penambahan 38.124 kasus positif Covid-19 pada Jumat (9/7/2021). Dengan penambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 di Tanah Air telah mencapai 2.455.912 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT Bupati Cilacap, 13 Orang Digelandang KPK ke Jakarta
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Kuota Haji: Yaqut Diduga Terima Fee Percepatan
- Iran Prediksi Perang Timur Tengah Berakhir Sebelum Nowruz
- Google Maps Hadirkan Ask Maps, Chat AI untuk Cari Lokasi
- Libur Lebaran, Gunungkidul Targetkan PAD Wisata Rp1,7 Miliar
- Parlemen AS Nilai FIFA "Merampok" Suporter dengan Harga Tiket Mahal
- Jelang Lebaran, Produsen Oleh-oleh Kulonprogo Tambah Produksi
- Jersey Tandang Brasil 2026 Terinspirasi Jaguar dan Anaconda
Advertisement
Advertisement








