Advertisement
Kim Jong Un Dikabarkan Marah Besar karena Bawahannya Gagal Tangani Pandemi
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Media pemerintah di Korea Utara pada Rabu (30/6/2021) melaporkan bahwa Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengecam bawahannya, pejabat tinggi partai atas kegagalan dalam pekerjaan anti epidemi yang menyebabkan "insiden besar" dan membahayakan keselamatan negara dan orang-orang.
Laporan oleh kantor berita negara KCNA tidak merinci apa yang terjadi, atau bagaimana hal itu membahayakan orang.
Advertisement
Korea Utara belum secara resmi mengonfirmasi kasus COVID-19, klaim yang dipertanyakan oleh pejabat Korea Selatan dan AS.
Tetapi negara tertutup itu telah memberlakukan tindakan anti virus yang ketat, termasuk penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan domestik.
Baca juga: Jokowi Targetkan 2 Juta Dosis Vaksin per Hari saat Agustus
Kim mengadakan pertemuan politbiro Partai Buruh Korea untuk membahas pengabaian tugas beberapa eksekutif partai, termasuk gagal menerapkan langkah-langkah jangka panjang yang penting untuk memerangi pandemi, kata KCNA.
"Sekretaris Jenderal menunjukkan ... insiden serius yang menciptakan krisis besar bagi keselamatan negara dan rakyat dan konsekuensi serius yang diakibatkannya," kata laporan itu.
Beberapa anggota politbiro, sekretaris komite pusat, dan pejabat dari beberapa lembaga negara diganti pada pertemuan itu, meskipun KCNA tidak merinci apakah perombakan itu terkait dengan pengabaian tugas terkait pandemi.
Tahun lalu, Korea Utara mengatakan telah mengumumkan keadaan darurat dan mengunci kota perbatasan Kaesong setelah seseorang yang membelot ke Korea Selatan tiga tahun lalu kembali melintasi perbatasan dengan apa yang dikatakan media pemerintah sebagai gejala COVID-19.
Organisasi Kesehatan Dunia kemudian mengatakan hasil tes virus corona Korea Utara untuk pria itu tidak meyakinkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Reuters, Antara, Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah Garuda Rekrut 640 Siswa Nasional, Fokus Sains dan Teknologi
- UpScrolled, Aplikasi Anti-Sensor Palestina Jadi Alternatif Baru di AS
- Grand Malioboro Hotel Sajikan Iftar Irama Ramadhan 7 Kuliner Asia
- Timnas Futsal Indonesia Lolos 8 Besar, Tunggu Thailand atau Vietnam
- Profil Kombes Edy S: Mantan Kepala SPN yang Tersandung Kasus Hogi
- iPhone 17 Jadi Mesin Uang, Apple Optimistis Hadapi 2026
- Thailand Wajibkan Pelaporan Ketat Transaksi Emas
Advertisement
Advertisement




