Harga Emas Perhiasan Naik, Emas 24 Karat Tembus Rp2,32 Juta per Gram
Harga emas perhiasan hari ini 4 Juli 2026 kembali naik. Emas 24 karat dijual hingga Rp2,32 juta per gram, simak daftar harga lengkapnya.
Satpol PP Kabupaten Sleman melakukan pembinaan dan pembagian masker di kawasan Stadion Maguwoharjo Sleman./Antara/HO-Humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, JAKARTA - Satgas Covid-19 mencatat ada 10 provinsi dengan kepatuhan protokol kesehatan memakai masker yang paling tinggi.
Menurut data tersebut, ada 20 provinsi dengan rata-rata kepatuhan di bawah 86 persen.
Dari 10 provinsi itu, Bali adalah yang tertinggi dengan kepatuhan sebesar 98,5 persen. Kemudian Sulawesi Barat 97,8 persen, dan Riau 93,1 persen.
Selanjutnya Kalimantan Tengah 92,4 persen, Sulawesi Tengah 92,4 persen, DIY Yogyakarta 91,8 persen, Kalimantan Barat 91,1 persen.
Kemudian, NTT 89,9 persen, Jawa Barat 89,5 persen, dan Kalimantan Timur 87,8 persen.
Sayangnya, di Jakarta dengan kasus yang cukup tinggi kepatuhannya hanya 70,2 persen. Begitu juga di Banten sebesar 86,6 persen, Jawa Tengah 86,7 persen dan Jawa Timur 85,3 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga emas perhiasan hari ini 4 Juli 2026 kembali naik. Emas 24 karat dijual hingga Rp2,32 juta per gram, simak daftar harga lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Kepala BGN Nanik S. Deyang mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Presiden disebut menyetujui dan memintanya tetap mengawasi BGN.
Bakom menegaskan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang untuk memudahkan arahan Presiden Prabowo, bukan terkait kedudukan Wapres Gibran.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua