Advertisement
Prabowo Nilai Jokowi Pro Rakyat, Tapi Terhambat Birokrasi
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto saat meninjau kawasan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, awal Juli 2020. - Instagram/Prabowo
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto berpendapat Presiden Joko Widodo atau Jokowi memiliki arah kebijakan yang pro-rakyat. Hanya saja, arah kebijakan itu terhalang oleh birokrasi pemerintahan yang lamban.
“Saya sudah ikut [Jokowi] hampir dua tahun. Kehendaknya jelas pro-rakyat tapi memang birokrasi Indonesia ini sulit luar biasa. Pak Jokowi hatinya baik ada beberapa pejabat di depan iya-iya tetapi di belakang dilambatin,” kata Prabowo dalam Podcast Deddy Corbuzier, Minggu (13/6/2021).
Advertisement
Prabowo menuturkan birokrasi yang lamban itu diisi oleh pejabat-pejabat yang mayoritas menunda sejumlah proyek strategis yang telah ditargetkan oleh Jokowi. Padahal, arahan dan petunjuk Jokowi sudah relatif detil pada tingkatan birokrat di lingkungan pemerintahan.
“Banyak birokrat pintar, dia jago mencari 20 alasan untuk menyampaikan bahwa proyek ini susah dijalankan nanti dia cari beberapa peraturan kesimpulannya ini tidak bisa,” kata dia.
Karakteristik birokrat di Tanah Air itu berbanding terbalik dengan yang ada di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Prabowo mengatakan birokrat di RRT memiliki karakter yang patuh, cepat dan loyal pada setiap instruksi pimpinan.
“Kalau kita lihat Tiongkok habis pandemi bisa pulih. Dia bisa berapa persen pertumbuhan yang dilakukan RRT harus kita akui dia dalam 40 tahun kemiskinan hilang. Ada yang bilang itu negara otoriter. Sekarang kemiskinan hilang,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sleman Siapkan Embung di Wonokerto Jadi Penyangga Air Lereng Merapi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Pelatih Timnas Herdman Chat Beckham Jelang Debut Garuda
- Identifikasi Korban IAT, DVI Jabar Kumpulkan DNA Keluarga
- Manfaat Kapur Barus yang Jarang Diketahui
- Brimob Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Cikarang dan Cakung
- Pikap Tabrak Lapak Es Teh, Tiga Orang jadi Korban
- Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Pakai Rappelling
- PPh 21 DTP Berlaku 2026, Ini Dampaknya bagi Pekerja
Advertisement
Advertisement



