Advertisement
Dinilai Aman, Vaksin Sinovac dan Sinopharm Disetujui untuk Anak
Vaksin Covid/19 Sinopharm
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - China telah menyetujui dua vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Sinovac Biotech Ltd. dan Sinopharm untuk penggunaan darurat pada orang berusia tiga hingga 17 tahun. Saat ini, negara itu berlomba untuk menginokulasi lebih dari 1,4 miliar penduduknya.
Kedua suntikan itu diberi lampu hijau setelah uji klinis yang diperluas menemukan bahwa mereka aman dan mampu merangsang respons kekebalan yang kuat di antara anak-anak dan remaja, Shao Yiming, seorang peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, mengatakan pada briefing Jumat di Beijing.
Advertisement
BACA JUGA : Segini Capaian Vaksinasi Covid-19 di Sleman
Para pejabat pemerintah tidak mengatakan kapan mereka akan mulai memberikan suntikan. Demikian dilansir dari Bloomberg.
Chief Executive Officer Sinovac Yin Weidong mengatakan awal bulan ini bahwa penelitian Tahap I dan Tahap II telah melibatkan beberapa ratus peserta dan menunjukkan bahwa vaksin perusahaan itu aman dan efektif untuk anak-anak seperti untuk orang dewasa.
Vaksinasi Covid telah mencakup sekitar 620 juta orang di China pada 10 Juni, kata Cui Gang, seorang pejabat di biro pencegahan dan pengendalian penyakit Komisi Kesehatan Nasional, dengan negara terpadat di dunia terus maju dengan inokulasi luas meskipun tidak memiliki rencana untuk membukanya. perbatasannya.
BACA JUGA : Vaksin Sinovac Mampu Kendalikan Covid-19 di Brasil
China sebagian besar telah berhasil membendung penyebaran virus, tetapi dalam beberapa pekan terakhir telah bergulat dengan wabah di provinsi Guangdong selatan.
Upaya percepatan vaksin China datang ketika AS mendorong penyelidikan baru untuk menentukan bagaimana Covid muncul, termasuk apakah itu bocor dari laboratorium di pusat kota Wuhan. Pemimpin Kelompok Tujuh akan mengadakan akhir pekan ini untuk studi baru yang diadakan Organisasi Kesehatan Dunia tentang asal-usulnya, Bloomberg melaporkan.
Juru bicara NHC Mi Feng membantah teori tersebut, dengan mengatakan hasil laporan dari penyelidikan asal virus yang dilakukan bersama oleh para ahli dari China dan WHO menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 tidak mungkin dibocorkan oleh laboratorium.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Wisata Sleman Ramai, Tapi Hunian Hotel Belum Maksimal
- Dishub Kulonprogo: Jalur Mudik Didominasi Motor dan Mobil Pribadi
- Terminal Giwangan Diserbu Pemudik, Bus Gratis Jadi Favorit
- Salah Pergi, Liverpool Incar Winger Muda Juventus
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jumat 27 Maret 2026 dari Tugu ke Bandara
- Jadwal Lengkap Bus DAMRI Sleman ke YIA Rute Jam dan Tarif, Maret 2026
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Pagi hingga Sore Jumat 27 Maret 2026
Advertisement
Advertisement








