Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Agustus 2025, Elon Musk hingga Mark Zuckerberg Masuk Tiga Besar
Elon Musk, Larry Ellison, Jeff Bezos, dan Mark Zuckerberg termasuk di antara 10 orang terkaya di dunia.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berfoto setelah menerima penghargaan Indonesia Government Procurement Awards dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk kategori Kementerian dengan Inovasi Pengadaan yang Mendukung Transparansi Belanja Pengadaan./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menganggarkan Rp270 miliar untuk menyukseskan program Merdeka Belajar Episode 11, Kampus Merdeka Vokasi.
Program yang memiliki visi yang sama dan merupakan perluasan dari program sebelumnya, Merdeka Belajar episode 2: Kampus Merdeka, yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada perguruan tinggi untuk berkiprah dengan anggaran khusus.
Dari Rp270 miliar dana pendidikan yang disiapkan, Rp90 miliar di antaranya disediakan bagi program SMK-D2 jalur cepat dan program peningkatan program studi D3 menjadi sarjana terapan (D4).
Sementara itu, untuk dana padanan (matching fund), anggaran yang disiapkan sebesar Rp180 miliar untuk pengembangan Pusat Unggulan Teknologi, hilirisasi produk riset terapan, dan start-up kampus vokasi yang dibangun bersama industri.
“Untuk dana kompetitif setiap usulan akan diberikan maksimal Rp1 miliar tergantung kualitas usulan. Sementara itu, untuk dana padanan itu harus memiliki kualifikasi dan ketentuan sesuai dengan persyaratan,” ujar Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Benny Bandanadjaja, mengutip keterangan resmi Kemendikbudristek, Rabu (27/5/2021).
Adapun persyaratan di antaranya harus bisa bisa meraih partner industri dengan kontribusi dana incash atau inkind dari industri. Perbandingan dana yang akan diberikan juga bisa mencapai maksimal 3:1. Artinya, bila industri memberikan Rp1, pengusul akan mendapat maksimal Rp3 rupiah dari Kemendikbudristek tergantung kualitas usulannya.
Benny mengatakan, bagi para pemangku kepentingan yang hendak mengikuti program ini, petunjuk teknis dapat diakses pada laman ppptv-ptn.kemdikbud.go.id (untuk dana kompetitif) dan kedaireka.id/diksi (untuk dana padanan).
“Di sana, ada panduan template usulan, cara mengusulkan dan sebagainya, tentunya komunikasi tidak terbatas pada website saja, kita melakukan sosialisasi dan komunikasi lanjut bila diperlukan. Kedai Reka itu kan diinisiasi oleh Ditjen Dikti, di dalamnya ada platform yang mempertemukan industri dengan perguruan tinggi,” ujar Beny.
Saat ini sudah ada lebih dari 31 prodi unutk SMK D-2 jalur cepat (fast track) yang menyatakan minat. Sementara itu, untuk SMK sudah ada ratusan peminat namun mereka tetap harus mengusulkan dalam bentuk proposal.
Selanjutnya, terkait dengan animo dari dunia kerja, harapannya dengan program ini dapat lebih meningkatkan kerja sama antara SMK, perguruan tinggi, dan dunia kerja menjadi lebih tinggi lagi.
“Kalau dulu kerja samanya mungkin hanya sebatas magang, sekarang bisa kita tambah menjadi pengembangan kurikulum, mungkin dosennya bisa mengajar dan sebagainya sehingga semakin banyak bentuk kerja samanya, memenuhi paket link and match 8+i yang dicanangkan Ditjen Diksi,” ujar Beny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Elon Musk, Larry Ellison, Jeff Bezos, dan Mark Zuckerberg termasuk di antara 10 orang terkaya di dunia.
Lebih dari 1.000 anak mengikuti Lomba Mewarnai Anak Indonesia Hebat di Sleman City Hall bersama Indomaret, SGM, dan Na Willa.
Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Blora resmi masuk tahap lelang. Pemprov Jateng menyiapkan anggaran Rp5,276 miliar pada 2026.
Hasto Kristiyanto berharap kedekatan Prabowo dan Megawati menjadi momentum membahas isu strategis serta memperkuat persatuan nasional.
Mathew Baker dipastikan bergabung dengan Timnas U19 Indonesia mulai semifinal ASEAN U19 2026 setelah lebih dulu memperkuat timnas senior.
Hizbullah mengklaim melancarkan 21 serangan terhadap pasukan dan fasilitas militer Israel di Lebanon selatan dan Israel utara pada 31 Mei 2026.