Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Ilustrasi Partai Demokrat./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA - Hasil survei yang diadakan oleh Perkumpulan Kader Bangsa (PKB) bekerja sama dengan Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) menyebutkan Partai Demokrat menembus tiga besar partai politik dengan elektabilitas tertinggi.
"Partai Demokrat masuk tiga besar partai politik dengan elektabilitas tertinggi dengan proyeksi elektabilitas 14,8 persen. Survei ini dilakukan pada akhir April hingga awal Mei 2021," kata peneliti ARSC Bagus Balghi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/5/2021).
Perolehan elektabilitas tersebut sedikit di bawah Partai Gerindra yakni 15,03 persen dan PDI-P 19,6 persen di posisi pertama.
Kemudian, elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat AHY masuk dalam enam besar. Namun, jika dibandingkan dengan ketua-ketua umum partai politik lain, AHY berada pada urutan ketiga dengan elektabilitas 8,89 persen.
Secara umum, survei oleh PKB dan ARSC tersebut dilakukan terhadap 1.200 responden di 34 provinsi dengan metode "stratified random sampling" serta menggunakan teknik wawancara telepon.
Baca juga: Sudah Bertahun-tahun, Sekolah di Bantul Putar Indonesia Raya Sebelum Pelajaran
Lebih rinci, 54,8 persen responden berada pada rentang usia 21 hingga 30 tahun dan sebagian besar pelajar atau mahasiswa yang setara dengan 33 persen. Selanjutnya, karyawan swasta 28 persen serta pengusaha atau wirausaha sebanyak 17 persen.
Menurut Bagus, naiknya pamor Partai Demokrat dalam survei itu tidak terlepas dari ramainya pemberitaan terkait dinamika internal partai khususnya isu Kongres Luar Biasa (KLB).
Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) DPP Partai Demokrat Tomi Satryatomo mengatakan hasil ini konsisten dengan tiga survei sebelumnya yakni Indikator Politik, Balitbang Kompas dan LP3ES.
Secara objektif hal itu menunjukkan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY sebagai ketua umum yang baru setahun dinilai berhasil melakukan konsolidasi internal sekaligus mulai mengambil hati dan pikiran publik.
Sementara itu, pengamat politik dari UNJ Ubedilah Badrun mengatakan bahwa kesimpulan dari survei PKB-ARSC yakni publik mengharapkan regenerasi kepemimpinan partai politik.
Ia menilai naiknya elektabilitas AHY dan partai yang dipimpinnya juga dapat dipahami dari perspektif tersebut.
Dari delapan partai yang ada di Senayan, AHY adalah ketua umum termuda. Kesuksesan dalam Kongres Partai Demokrat 2020 serta kekompakan pengurus partai dalam mengatasi upaya kudeta oleh pihak eksternal menunjukkan regenerasi kepemimpinan berjalan baik.
"Ada semacam penerimaan kuat di internal Partai Demokrat bahwa AHY adalah harapan dan tidak bisa dihindari menjadi bagian terpenting dalam sejarah partai itu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.