367.064 Penerima Bansos Jateng Terindikasi Judol
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Proses evakuasi jenazah korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali. /JIBI-Solopos-Akhmad Ludiyanto.
Harianjogja.com, BOYOLALI -- Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo wilayah Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (16/5/2021) pagi. Dengan demikian, tujuh dari sembilan korban perahu terbalik yang hilang telah ditemukan.
"Saat ini sembilan survivor sudah ditemukan berjumlah tujuh dan yang belum ditemukan ada dua atas nama Niken Safitri dan Jalal, saat ini masih proses pencarian dengan metode selam dan juga menggunakan ROV," demikian laporan dari Amung, anggota tim SAR gabungan dari lokasi pencarian korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, dalam keterangan pers rilis yang diperoleh JIBI/Solopos., Minggu.
BACA JUGA : Tragedi Kapal Kedungombo: Penumpang Asyik Selfie hingga Mitos Buto Minta Tumbal
Dia menambahkan selain survivor juga ditemukan sejumlah benda, yakni satu jaket hoodie kuning anak-anak, satu pasang sandal Carvil, sandal perempuan sebelah kanan serta rambut manusia yang tersangkut di ROV (drone bawah air).
Sementara itu jenazah enam korban perahu terbalik di Kedungombo yang telah lebih dulu ditemukan dan disemayamkan di RS Waras Wiris Boyolali telah diserahkan kepada pihak keluarga. Tiga korban berasal dari Grobogan serta tiga lainnya dari Juwangi, Boyolali.
"Pemulangan jenazah enam orang. Tiga orang ke Grobogan dan tiga ke Juwangi. Pukul 07.00 WIB dilanjutkan pencarian korban di lokasi. Informasi dari lapangan, tambah satu korban yang sudah ditemukan tadi pagi, Minggu (16/5/2021). Namun untuk identitas belum bisa dipastikan," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo.
Menurut Bambang, pencarian korban rencananya akan dilanjutkan hari ini sampai pukul 17.00 WIB. Diberitakan, sebanyak sembilan orang menjadi korban kecelakaan perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021). Perinciannya sebanyak 5 orang merupakan warga Juwangi, Boyolali, sementara empat orang lainnya warga Kabupaten Grobogan.
Kelebihan Muatan
Seperti diketahui perahu terbalik itu mengangkut 20 penumpang. Sebanyak 11 penumpang berhasil diselamatkan, sementara sembilan penumpang lainnya dinyatakan hilang. Sebelumnya, Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond menyebut kecelakaan terjadi karena perahu kelebihan muatan.
BACA JUGA : Perahu Wisata Tenggelam, 9 Penumpang Hilang di Kedungombo
Perahu kecil berwarna putih itu sebenarnya berkapasitas 12 orang. Namun, pada momen libur Lebaran ini perahu wisata tersebut mengangkut 20 penumpang tanpa dilengkapi jaket keselamatan.
Akibat kelebihan penumpang dan posisi yang tidak seimbang akibat ada beberapa penumpang yang sibuk berswafoto, perahu itu pun oleng hingga terbalik. Para penumpang tercebur ke waduk bahkan ada yang tenggelam dan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
KPK menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Bos Xiaomi Indonesia Michael Feng memastikan mobil listrik Xiaomi akan dibawa ke Indonesia, tetapi waktunya masih harus menunggu.
Pemimpin perusahaan AI menyerukan perlambatan pengembangan model frontier demi keamanan. AS menghadapi dilema antara mitigasi risiko dan persaingan dengan China
PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) kembali memperkuat komitmennya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini thalassemia
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.