Advertisement

Saat Lebaran, 8 Balon Udara Masih Diterbangkan

Newswire
Sabtu, 15 Mei 2021 - 11:29 WIB
Sugeng Pranyoto
Saat Lebaran, 8 Balon Udara Masih Diterbangkan Ilustrasi Festival Balon Ponorogo. - Antara/Siswowidodo

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO—Menerbangkan balon udara saat Lebaran masih terjadi. Tercatat sebanyak 8 balon udara dilaporkan berada di langit Indonesia saat momentum Lebaran tahun ini.

Sejauh ini, belum ada laporan balon udara melintas di langit Solo. General Manager AirNav Cabang Solo Dhenny Purwo Hariyanto, Jumat (14/5/2021) mengatakan hingga saat ini petugas Air Traffic Controller belum menerima laporan balon udara di langit Solo.

Dalam dua hari terakhir tidak ada penerbangan di Solo sehingga tidak ada laporan dari pilot. Namun, dalam Nasional dilaporkan sudah ada 8 balon udara terpantau di langit Indonesia.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Kami memantau media sosial juga, saat kami cek belum ada balon udara. Identifikasi tiga lokasi Pekalongan, Wonosobo, dan Ponorogo. H-1 Lebaran lalu kami diundang Bupati Ponorogo untuk sosialisasi di sana,” katanya.

Dhenny Purwo Hariyanto menambahkan lokasi 8 laporan itu diterima oleh AirNav cabang lain. Bahkan ada laporan dari pilot melihat balon udara di ketinggian 43.000 kaki di kawasan pantai udara. Bahkan, balon udara itu berada di atas pesawat sekitar 1.000-2.000 kaki.

Menurutnya, sosialiasi itu digelar di Pendapa Pemkab Ponorogo. Biasanya, sosialiasi itu turur digelar festival balon udara sesuai regulasi penerbangan balon udara.

Dhenny Purwo Hariyanto menambahkan dalam sosialisasi itu tradisi balon udara tetap bisa berjalan tetapi sesuai regulasi demi keselamatan penerbangan.

Kalau Bupati Ponorogo nanti setelah pandemi selesai baru membuat festival balon udara sesuai regulasi. Saat ini tidak ada festival dulu,” ujarnya.

Dhenny mengatakan mempersilakan tradisi masyarakat terkait dengan balon udara selama mematuhi aturan Peraturan Menteri Perhubungan No.40/2018.

Advertisement

"Balon udara ini tidak bisa dikendalikan hanya mengacu angin saja. Dalam kondisi normal sehari ada 60-62 pergerakan penerbangan. Bahkan dahulu ada pesawat yang bermanuver mendadak karena ada balon udara," ujar Dhenny.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Fasilitasi Pencari Kerja, UNY Gelar Career Expo

Sleman
| Jum'at, 30 September 2022, 03:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement