Pandemi Covid-19, Jeff Besoz dan Sejumlah Miliarder Dunia Ini Malah Bikin Kapal Pesiar

Jeff Bezos dan Lauren Sanchez. - Bloomberg
12 Mei 2021 10:17 WIB Ni Luh Anggela News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia berdampak pada kegiatan ekonomi. Meski demikian, orang-orang kaya di dunia ramai-ramai bikin kapal pesiar.

Jeff Bezos, pendiri Amazon.com Inc. sekaligus manusia terkaya sejagat akan membuat kapal pesiar terbesar yang ditaksir menelan biaya tidak kurang dari US$500 juta. Superyach Bezos dibangun di galangan kapal Belanda : Oceanco.

Kapal yang dibangun dengan proyek berkode Y721 itu akan menggunakan tiga tiang sepanjang 127 meter. Superyach dengan desain mencolok ini disebut akan rampung dibangun pada Juni 2021, sekaligus menjadi kapal pesiar terbesar yang pernah dibangun di ibu kota galangan kapal dunia.

Seperti dikutip Bloomberg, Selasa (11/5/2021), Superyacht Bezos akan dilengkapi dengan helipad. Namun, seorang juru bicara Oceanco, pembuat kapal pesiar Belanda yang bertanggung jawab atas kapal tersebut, menolak berkomentar.

Steven Spielberg juga tengah memesan kapal pesiar baru, menurut tiga orang yang mengetahui rencana sutradara itu. Kapal pesiarnya saat ini terdaftar seharga 131 juta euro (US$158 juta). Namun, juru bicara Spielberg menolak berkomentar.

“Pasar sedang menderu,” kata Sam Tucker, Kepala Penelitian Superyacht di VesselsValue di London. Jumlah transaksi dalam beberapa kuartal terakhir memecahkan rekor.

Perairan pedalaman Jerman Utara, rumah bagi beberapa pembuat kapal, dijejali dengan superyacht dengan lambung baja seukuran blok kota. Secara total, ada sekitar 50 kapal dengan panjang lebih dari 100 meter yang sedang dibangun, kata Tucker.

Luerssen yang berbasis di Bremen bertanggung jawab atas 10 unit kapal di antaranya.

Covid-19 disebut bukanlah faktor pemicu Bezos memesan kapal pesiar beberapa tahun lalu. Akan tetapi, langkah orang-orang kaya seperti dirinya telah berkontribusi pada ledakan industri.

Ketika penerbangan dihentikan dan jalur darat ditutup, berperahu menjadi pilihan terbaik untuk bersantai secara pribadi, jauh secara sosial, dan menjadi cara untuk melarikan diri dari mata publik yang mungkin memandang curiga pada kemewahan berlebihan selama masa-masa sulit.

Di luar harga pembelian awal, superyacht menuntut dengan biaya operasional rata-rata 10 persen dari nilai kapal atau US$60 juta setahun. Hal itu tentu tidak akan mengganggu Bezos, yang kekayaannya berkisar sekitar US$200 miliar, menurut peringkat Bloomberg.

Pada 2019, Bezos mencicipi kehidupan berperahu pesiar, berlibur di Eos, kapal pesiar Barry Diller dan istrinya, perancang busana Diane Von Furstenberg. Pada tahun yang sama, rumor beredar bahwa dia telah membeli kapal pesiar motor sepanjang 130 meter yang disebut Flying Fox. Akan tetapi laporan itu keliru. Kapal layar Bezos akan mirip dengan Diller.

Satu hal yang tidak akan dimilikinya, karena layarnya yang sangat besar, adalah helipad. Jadi Bezos dan mitranya, Lauren Sanchez, seorang pilot helikopter, telah menugaskan kapal pesiar pendukung. Namun, CEO Amazon itu mungkin ingin mengindahkan pelajaran yang dipetik oleh sesama miliarder David Geffen tentang kerendahan hati yang luar biasa.

David Geffen, salah satu pendiri DreamWorks Animation, Maret lalu memicu kemarahan global setelah memposting gambar di Instagram tentang pemandangan matahari terbenam dari superyacht-nya, Rising Sun. "Terisolasi di Grenadines untuk menghindari virus," tulisnya. “Saya berharap semua orang tetap aman.”

Sumber : Bisnis.com