Tes Acak Covid-19, Sebanyak 4.123 Pemudik Positif Terinfeksi!

Newswire
Newswire Senin, 10 Mei 2021 20:27 WIB
Tes Acak Covid-19, Sebanyak 4.123 Pemudik Positif Terinfeksi!

Petugas medis melakukan rapid tes antigen COVID-19 kepada calon penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020)./ANTARA FOTO-Galih Pradipta

Harianjogja.com, JAKARTA--Tes acak dilakukan ke ribuan pemudik untuk menyisir penyebaran Covid-19. Hasil tes yang ditemukan petugas mengejutkan.

Pemerintah melarang mudik bahkan untuk di wilayah aglomerasi, termasuk wilayah Jabodetabek pada 6-7 Mei 2021. Warga di Jabodetabek harus menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) jika ingin melakukan pergerakan nonmudik.

Namun masih saja ada masyarakat yang membandel melakukan mudik meskipun di sejumlah wilayah telah dilakukan pengetatan dengan membuat pos penyekatan mudik.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengetatan di wilayah perbatasan dalam pelaksanaan kebijakan peniadaan mudik terus dilakukan. Dia mengatakan bahwa Polri telah menempatkan pasukannya di 381 lokasi.

Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan bahwa pada pelaksanaan operasi ketupat tersebut, pemerintah melakukan random testing di sejumlah lokasi. Dimana dari lebih dari separuhnya terkonfirmasi positif Covid-19.

BACA JUGA: Warga DIY Boleh Berwisata Tanpa Harus Menunjukan Surat Tes Covid-19

“Jumlah pemudik yang dirandom testing 6.742 orang, konfirmasi positifnya 4.123 orang,” katanya dalam konferensi persnya, Senin (10/5/2021).

Dia mengatakan bahwa dari pemudik yang ditemukan positif covid beberapa diantaranya melakukan isolasi mandiri. Namun ada juga yang dirawat. “Dan dilakukan isolasi mandiri 1.686 orang dan dirawat 75 orang,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Mengejutkan! 4.123 Pemudik Positif Covid-19"

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online