BGN Catat Siswa Belajar dalam Kondisi Lapar Turun Jadi 16 Persen
BGN mencatat siswa yang belajar dalam kondisi lapar turun menjadi 16% berkat MBG. Program ini menjangkau 57 juta penerima hingga September 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Masyarakat diimbau untuk berbelanja aman lewat dalam jaringan (daring) atau online guna mengurangi mobilitas di pusat-pusat perbelanjaan yang berpotensi pada penularan Covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.
"Mohon kepada masyarakat juga untuk memilih opsi berbelanja yang lebih aman yaitu dengan memanfaatkan kemajuan iptek yaitu berbelanja online untuk meminimalkan penularan virus Covid-19," kata Wiku dalam konferensi pers virtual diikuti di Jakarta, Selasa (4/5/2021).
Wiku juga mengimbau seluruh pemerintah daerah dapat menyusun mekanisme aktivitas sosial dan ekonomi yang dapat dengan mudah diawasi pergerakannya demi mencegah kerumunan maupun interaksi fisik yang dapat menjadi cara penularan Covid-19 yang lebih masif untuk menjamin sistem yang dibuat dapat dijalankan dengan baik.
"Buatlah satuan tugas khusus untuk melakukan pembinaan di lapangan," ujarnya.
Dia menuturkan sektor sosial dan ekonomi sangat berkaitan sehingga cara bijak untuk mampu mencapai hasil yang baik pada kedua sektor tersebut adalah kebijakan gas dan rem yang berlandaskan fakta dan data yang ada untuk dapat mencegah penularan Covid-19 di tengah masyarakat.
Baca juga: Malaysia Darurat Covid-19, Indonesia Perlu Bersiap & Waspada
Wiku mengatakan di tengah penerapan kebijakan pengetatan mobilitas dan peniadaan mudik di Indonesia, nyatanya di lapangan masih ditemukan kenaikan mobilitas penduduk khususnya ke pusat perbelanjaan.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terkait mobilitas dalam pengamatan sejak 11 Maret sampai dengan 16 April 2021, diketahui bahwa selama tiga pekan terakhir terdapat enam provinsi dengan kenaikan mobilitas ke pusat perbelanjaan tertinggi di Indonesia yaitu Provinsi Aceh, Gorontalo, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara dan Sumatera Barat, dengan puncak kenaikan masing-masing pada 9 April 2021.
Menurut Wiku, itu menjadi alarm bagi semua karena secara historis kenaikan mobilitas selalu diikuti kenaikan kasus.
Dia tidak menginginkan hasil jerih payah masyarakat dan pemerintah selama lebih dari setahun terakhir untuk menjaga kondisi Covid-19 nasional yang cukup stabil dan mengendalikan penularan Covid-19 menjadi sia-sia karena terjadi mobilitas yang berujung pada kerumunan dan peningkatan penularan Covid-19.
Justru, masyakarat dan seluruh daerah harus tetap waspada dan segera melakukan antisipasi untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 dan mobilitas tinggi di pusat perbelanjaan yang sama di masa akan datang karena rentan dengan penularan Covid-19.
"Kita belum keluar dari pandemi Covid-19, ancaman penularan masih ada dan nyata. Oleh karena itu, hal terbaik yang kita lakukan adalah melakukan segala aktivitas dengan terkendali agar produktivitas sosial ekonomi masyarakat pun tetap menuai perkembangan yang baik," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN mencatat siswa yang belajar dalam kondisi lapar turun menjadi 16% berkat MBG. Program ini menjangkau 57 juta penerima hingga September 2026.
Bakom menghormati aksi Greenpeace di Bundaran HI. Pemerintah menyiapkan stimulus Rp26,34 triliun dan memperkuat penanganan krisis iklim.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 21 Oktober 2026 di MPP Kabupaten Sleman, lengkap dengan jadwal Satpas, SIMMADE, dan layanan malam.
UNESA menjuarai Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah mengalahkan UM 2-0. Kompetisi berlanjut ke Yogyakarta pada 20-27 Oktober.
PSIM Jogja menelan lima kekalahan beruntun dan terpuruk di zona degradasi. Guntur Cahyo Utomo meminta tim segera bangkit di laga berikutnya.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Rabu, 21 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.