2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2021./Ist-dok Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG- Inovasi daerah berupa Kampung Teduh berhasil ikut mengantar Kota Magelang meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2021.
“Kita ajukan beberapa inovasi, tapi koornya untuk integrasi perencanaan di Kampung Teduh (Tematik, Terpadu, dan Hijau). Ini salah satu inovasi masyarakat bersama pemerintah daerah dalam pembangunan,” kata Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Handini Rahayu, Kamis (15/4/2021).
Ia menyebutkan PPD merupakan penghargaan untuk perencanaan daerah. Kota Magelang sudah kontribusi bertahun-tahun ke perencanaan itu. Tiap tahun pula mendapat rangking yang baik.
Baca juga: Impor Kurma Naik Jelang Ramadan, Ini 3 Negara Pemasok Utama
Penilaian dilihat dari proses, substansi, dan pendekatan perencanaan. Perencanaan ini kemudian disandingkan dengan aturan-aturan yang ada, sudah sesuai dengan aturan apa belum.
Terpenting lagi, lanjut Dini, ada penilaian khusus untuk inovasi daerah. Penilaian ini yang kemudian memicu pihaknya untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi. Dalam PPD tersebut, pihaknya menggunakan sejumlah inovasi yang ada, di antaranya Kampung Teduh.
Dengan adanya penilaian inovasi ini, menurut Dini, menjadi tantangan ke depan agar Pemkot Magelang terus mengembangkan inovasi tiap tahunnnya. Terutama yang terkait dengan perencanaan, sehingga diharap prestasi dapat meningkat di tahun mendatang.
Baca juga: PAN Tak Persoalkan Jika Jokowi Mau Reshuffle Kabinet
“Ini juga tantangan ke depan, paling tidak kita bisa naik tingkat di terbaik kedua atau bahkan terbaik pertama,” imbuhnya.
Dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2021 ini, Kota Magelang meraih predikat terbaik ketiga. Penghargaan untuk kategori kota ini diserahkan langsung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz.
Penyerahan dilakukan dalam acara Musrenbang perubahan RPJMD Provinsi Jawa Tengah tahun 2018-2023 dan RKPD Provinsi Jawa Tengah tahun 2022 di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (14/4/2021). Prestasi ini menjadi kabar gembira, mengingat baru saja Kota Magelang merayakan Hari Jadi ke-1.115 pada 11 April lalu.
Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz menilai, penghargaan ini adalah prestasi kepemimpinan sebelumnya, serta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja dengan baik dalam membangun daerah.
“Penghargaan ini bagi Wali Kota sebelum saya, Pak Sigit, dan teman-teman OPD, camat, lurah yang hebat-hebat. Saya hanya membantu menerimanya," ungkap dr. Aziz.
Dalam penghargaan ini, yang meraih predikat terbaik 1 adalah Kota Semarang dan terbaik 2 Kota Surakarta. Adapun kategori kabupaten, terbaik 1 diraih Kabupaten Pati, terbaik 2 Kabupaten Banyumas, dan terbaik 3 Kabupaten Pekalongan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.