900-an Warga Mengungsi setelah Kilang Minyak Pertamina di Balongan Terbakar

Api membumbung tinggi saat terjadi kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari. - Antara
29 Maret 2021 09:37 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pertamina memastikan keamanan warga di sekitar lokasi kejadian kebakaran dengan melakukan evakuasi ke tempat aman.

Dikutip dari www.pertamina.com, diperkirakan saat ini terdapat sekitar 200-an warga yang diungsikan di Pendopo Kabupaten Indramayu, sekitar 400 orang di Islamic Center Indramayu, dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra.

Pertamina juga tengah mengupayakan berbagai bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian.

Warga yang diungsikan berasal dari Desa Balongan yang merupakan desa yang berlokasi paling dekat dengan tempat kejadian.

Di tempat pengungsian, Pertamina menyiapkan kelengkapan pencegahan Covid -19 berupa masker dan hand sanitizer, serta memastikan warga tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Untuk logistik, Pertamina akan bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Indramayu untuk membantu penyediaan konsumsi bagi warga di pengungsian.

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan terpal, dan kebutuhan warga lainnya di pengungsian.

Sementara itu, upaya pemadaman masih terus berlangsung. Pertamina mendatangkan tim HSSE (health safety, security and environment) dari unit kilang terdekat yakni Kilang Pertamina Cilacap, Pertamina EP, Kilang Pertamina Plaju, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Indramayu untuk segera mengupayakan pemadaman kebakaran tangki kilang.

Seperti diberitakan, bahwa pada Senin (29/3/2021) pukul 00.45 dini terjadi insiden yang menyebabkan terjadinya kebakaran di tangki T301G.

Penyebab kebakaran belum diketahui dengan pasti, namun pada saat kejadian kondisi sedang turun hujan lebat disertai petir.

Tangki kilang yang terbakar berada di kilang Balongan yang berlokasi di Desa Balongan, Kecamatan Indramayu, Jawa Barat.

Sumber : Bisnis.com