Megawati: Pemuda dan Pemudi, Guncangkan Dunia dengan Kreativitas dan Karyamu

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat berpidato dalam acara pembukaan Rakorbidnas Kebudayaan PDIP secara daring, Sabtu (31/10/2020). - Suara.com/Bagaskara Asdiansyah
28 Maret 2021 05:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda agar mengedepankan karya dan membuktian bahwa buatan negeri sendiri adalah yang terbaik di dunia.

Hal itu disampaikan Megawati saat jadi pembicara dalam acara pagelaran "Exotic Journey to Nusantara" di Jakarta yang disampaikan secara virtual, Sabtu (27/3/2021).

"Mulai tahun 2021 ini yang merupakan tahun Ekonomi Kreatif, menuju tahun 2045, yaitu Peringatan Satu Abad Kemerdekaan Indonesia, saya dorong generasi muda untuk kedepankan karya dan buktikan ke dunia bahwa Made in Indonesia adalah karya terbaik. Jangan takut berkreasi," kata Megawati.

Hal itu, lanjut Megawati, dapat dilakukan karena selama beberapa tahun terakhir, komunitas internasional mengakui bahwa Indonesia bersama Korea Selatan dan Amerika Serikat adalah Top Three Countries yang memiliki kontribusi ekonomi kreatif terbesar bagi perekonomian nasional.

Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Terisak saat Dianugerahi Gelar Doktor Kehormatan

"Ini suatu capaian baik. Tetapi capaian yang baik seyogyanya kita pertahankan, jangan lengah," ujar Megawati dilansir dari Antara.

Megawati lantas menyinggung soal keberadaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Para pelaku ekonomi kreatif diminta agar memperhatikan perangkat hukum berupa Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta pasal 40 ayat 1.

Perlindungan mencakup motif kontemporer yang bersifat inovatif, masa kini dan bukan tradisional. Karya-karya tersebut dilindungi karena bernilai seni, baik dalam kaitannya dengan gambar, corak maupun komposisi warna.

Karena itu, Megawati juga mengingatkan agar pelaku ekonomi kreatif mendaftarkan ciptaannya sebagai hak cipta, indikasi geografis atau kekayaan intelektual komunal.

Baca juga: 150 Juta Warga Punya Akun Ecommerce, Warga Jogja & Sleman Masuk Daftar Pembeli Online Terbanyak

"Saudara-saudara para perajin, jangan sampai karya-karya tersebut lalu diklaim oleh pihak asing hanya karena keteledoran kita untuk memahami hukum," pucap Megawati.

Dia mencontohkan, pada bulan Februari 2020, ada kabar gembira dari pemerintah daerah Bali yang mencanangkan perlindungan kekayaan intelektual komunal untuk Tenun Endek dalam rangka kerja sama dengan rumah mode terkemuka di Paris.

"Dengan demikian, banyak opsi perlindungan hukum yang telah dirumuskan oleh Pemerintah," tutur Megawati.

Presiden ke-5 RI ini sempat mengutip pernyataan ayahandanya Soekarno, yakni "beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia".

"Kini, saya, Megawati, izinkan menyampaikan, pemuda dan pemudi, guncangkan dunia dengan kreativitasmu dan karyamu. Tak lupa daftarkan karyamu untuk menerima perlindungan hukum," kata Megawati.

Sumber : Suara.com