Ini Cara Ganjar Atasi Warga yang Tolak Vaksinasi Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengikuti program vaksinasi tahap kedua dengan mengenakan pakaian adat Melayu Cekak Musang dan ikat kepala Tanjak, Kamis (28/1/2021). - instagram @esdm_jateng@ganjar_pranowo
25 Maret 2021 09:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membeberkan gaya komunikasi untuk mengajak warga Jawa Tengah khususnya para lansia agar mau mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Kalau saya, saya ajak bercanda saja. Nanya biasanya, ‘Bapak, Ibu sudah divaksin belum?’, ‘Oh belum’. ‘Sudah siap divaksin?’, ’Siap!’, itu sudah cukup buat saya,” kata Ganjar dalam diskusi daring “Percepatan Vaksinasi Demi Herd Immunity” yang disiarkan dalam kanal YouTube Kominfo, Rabu (24/3/2021).

BACA JUGA : Waduh...Warga DKI Jakarta Paling Banyak Menolak Vaksin Covid-19 Menurut Survei

Menurutnya, gaya komunikasi yang lebih santai dan sederhana, pemerintah dapat melihat antusias masyarakat secara langsung.

Ganjar bahkan menyebut warga di Jawa Tengah memiliki semangat yang tinggi dan tidak sabar untuk mendapatkan vaksin.

“Saya rasa nggak perlu mendorong dengan kalimat, karena dengan ngobrol dan bahasa yang biasa sebenarnya kita sudah dapat melihat mata masyarakat. Mereka mau dan juga siap (untuk divaksin),” ujar Ganjar.

Dia mengatakan, tidak mau memusingkan orang- orang yang menolak vaksin, karena jumlahnya sangat sedikit jika dibandingkan dengan masyarakat yang antusias.

Dengan diberinya vaksin pada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh ulama, dan pemuka agama lainnya, Ganjar yakin semakin banyak warga yang percaya bahwa vaksin itu aman dan mereka tidak perlu ragu untuk menerima vaksin Covid-19.

BACA JUGA : Vaksinasi ASN dan Guru Jogja Ditarget 2.000 Orang Per Hari

“Kalau ada 1-2 gak mau divaksin, masih ada yang percaya kalau Covid-19 itu gak ada. Nah, yang kayak gini nanti dulu saja, karena targetnya kita lebih besar nih, biarkan dulu agar energi kita gak hilang,” ujar Ganjar.

Melihat antusias masyarakat Jawa Tengah yang besar, Ganjar pun berharap agar sentra vaksinasi Covid-19 di daerahnya bisa ditambah lebih banyak lagi.

Meski saat ini di Jawa Tengah sudah ada Sentra Vaksinasi Covid-19 di Semarang yang setiap hari menerima lansia sebagai prioritas utama dalam pemberian vaksin, namun masih banyak lansia yang belum tentu dapat ke fasilitas yang berada di tengah kota itu.

Ganajr pun membeberkan pada minggu ini salah satu agendanya tengah menggodok bersama Kementerian BUMN terkait persiapan pembukaan sentra-sentra pemberian vaksinasi Covid-19 di daerah yang lebih terpelosok di Jawa Tengah.

"Kami siapkan desain di Banyu Mas dan Purwokerto atau bisa juga di Cilacap. Karena kalau di Purwokerto akses dari Banyu Mas itu bisa lebih gampang. Kalau memungkinkan minggu depan bisa secara pararel kita melakukan itu," kata Ganjar.

 

Sumber : Antara