Advertisement
Riset: 80 Persen Masyarakat Indonesia Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) secara drive thru di halaman GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). - ANTARA
Advertisement
Hariancom, JAKARTA – Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara dengan penduduk yang sangat bersedia dan menantikan pemberian vaksin Covid-19. Hasil itu diketahui dari survei perusahaan riset pasar Ipsos pada 4- 15 Februari 2021. Sejumlah negara dilibatkan dalam survei daring tersebut yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina.
Riset Ipsos menunjukkan bahwa 79 persen masyarakat Asia Tengga sangat bersedia dan menanti pemberian vaksin Covid-19. Vietnam dan Indonesia memuncaki peringat teratas survei tersebut.
Advertisement
BACA JUGA : Benarkah Penelitian Vaksin Nusantara Terawan Disetop?
“Vietnam [94 persen] dan Indonesia [80 persen] adalah negara negara Asia Tenggara yang masyarakatnya paling banyak bersedia dan bersemangat untuk divaksin,” tulis keterangan resmi Ipsos, Selasa (23/3/2021).
Selain itu, 78 persen masyarakat Thailand bersedia menerima vaksinasi diikuti Singapura (77 persen) dan Malaysia (76 persen) dan terakhir Filipina 68 persen.
Lebih lanjut, mayoritas masyarakat Asia Tenggara berdasarkan riset tersebut bersedia dan berencana mendapatkan vaksinasi pada tahun ini. Dari sejumlah negara, Vietnam dan Indoensia paling ingin segera mendapatkan vaksinasi.
Tingkat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai vaksin itu sendiri, efek samping, dan potensi mereka yang memiliki resiko tertular cukup baik.
Managing Director Ipsos Indonesia Soeprapto Tan mengatakan bahwa kondisi ini menunjukkan bahwa kampanye pemerintah agar masyarakat mau menerima vaksin cukup berhasil.
BACA JUGA : Peneliti Hentikan Sementara Pengembangan Vaksin
“Tingkat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai vaksin itu sendiri, efek samping, dan potensi mereka yang memiliki resiko tertular cukup baik,” katanya.
Sementara itu, mayoritas masyarakat Indonesia juga melihat setidaknya lima kelompok prioritas tertinggi yang perlu segera mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Secara berurutan kelompok prioritas vaksin menurut masyarakat Indonesia adalah tenaga kesehatan, para pekerja garis depan, aparatur negara, lansia dan pekerja pelayanan publik hingga guru dan tenaga pendidik.
Hasil ini setidaknya sejalan dengan program vaksinasi pemerintah. Kelompok pertama yang mendapatkan vaksin menurut pemerintah adalah tenaga kesehatan disusul pelayan publik, lansia dan guru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Mulai 1 April, Kuota BBM Malaysia Dipotong
- AS Batasi Router Impor, Risiko Harga Naik Mengintai
- Gratis! Warga Bantul Bisa Jelajah 17 Museum
- Proyek Mobil Listrik Sony-Honda Terancam Gagal
- Comeback BTS Meledak! 18 Juta Tonton Konser di Netflix
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 27 Maret 2026
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo, Jumat 27 Maret 2026
Advertisement
Advertisement








