Cuaca Tak Menentu, Ketua DPD RI Minta Waspadai Potensi Aliran Lahar Merapi

Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti. - ANTARA/ Dok DPD RI
20 Maret 2021 16:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Cuaca beberapa waktu terakhir tidak menentu. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta agar seluruh pemangku kepentingan mewaspadai potensi aliran lahar Gunung Merapi.

"Meskipun aliran lahar sampai saat ini belum mengancam pemukiman penduduk, namun BPBD harus tetap memperhitungkan beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi. Artinya, semuanya harus diantisipasi sedemikian rupa," kata Ketua DPD RI LaNyalla dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Sabtu (20/3/2021).

Meski saat ini belum mengancam kawasan pemukiman, hasil pemantauan CCTV dan petugas di lapangan memperlihatkan aliran material lahar pasca hujan deras beberapa hari sebelumnya masih di dalam area Boyong Over Dam (BOD) VI, tepatnya di bawah Dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman.

Baca juga: Kubah Lava di Tengah Kawah Merapi Tumbuh 12.800 Meter Kubik Per Hari

Lahar yang tertampung di BOD VI dinilai masih aman, karena sepanjang kanan kirinya terdapat tebing yang bisa menahan luapan.

Jika banjir lahar telah masuk ke pemukiman, daerah yang kemungkinan paling awal kena dampak adalah Dusun Kemiri, Purwobinangun. Selanjutnya, lahar akan mengalir ke BOD V di mana di zona itu potensi banjir lahar akan semakin beresiko karena tebingnya rendah.

Mempertimbangkan hal itu, LaNyalla mengatakan bahwa antisipasi tetap harus dilakukan mengingat kondisi iklim dan cuaca tidak bisa diprediksi saat ini yang dapat mengancam keselamatan penduduk.

Baca juga: Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin

"Antisipasi harus tetap disiapkan. Jika terjadi hal membahayakan, warga sudah siap. Setiap perkembangan harus diinformasikan kepada masyarakat agar mereka selalu siap dengan segala kemungkinan," ujar mantan Ketua Umum PSSI itu.

Dia menegaskan bahwa Indonesia telah berpengalaman sebelumnya dalam menghadapi bencana, karena itu persiapan matang harus dilakukan terutama untuk kesiapan masyarakat.

Dengan antisipasi tersebut maka dia mengharapkan tidak akan terjadi ketidaksiapan ketika menghadapi bencana dan memastikan keselamatan warga.

Sumber : Antara