Investor Mengantre, Pemerintah Siapkan Perluasan KEK Kendal-Batang
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Ilustrasi-Barang bukti minuman keras (miras)/Antara-Wahdi Septiawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Viral beredar tangkapan layar di media sosial dan aplikasi perpesanan yang mencatut Wakil Presiden Ma\'ruf Amin membolehkan jual minuman miras demi bantu kas negara pada Februari 2021.
Wapres Ma\'ruf diklaim memberikan pernyataan bahwa investasi miras akan meningkatkan kas negara.
Salah satu unggahan di aplikasi TikTok menyertakan tangkapan layar berita dengan judul "Jual Minuman Keras Hukumnya Boleh Untuk Bantu Kas Negara".
Berita yang tampak dari media daring kompas.com itu menyertakan foto Wapres Ma\'ruf. Selain itu, tercantum pula keterangan waktu Rabu, 17 Februari 2021, pukul 08:34 WIB.
Namun, benarkah Wapres Ma\'ruf Amin memberikan pernyataan terkait investasi minuman keras?

Tangkapan layar hoaks Ma\'ruf Amin sebut investasi miras untuk kas negara. (TikTok)
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran ANTARA, tangkapan layar berita dengan judul serupa di unggahan TikTok itu tidak dapat ditemukan dalam portal berita Kompas.com.
Di portal Kompas.com, merujuk pada tanggal dan waktu berita tersebut diterbitkan, 17 Februari 2020 pukul 08:34 WIB, terdapat berita dengan judul berbeda, yaitu "Wapres Maruf Amin Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Pagi Ini".
Di sisi lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang legalisasi bisnis minuman beralkohol.
Dengan demikian, tangkapan layar unggahan TikTok yang memuat berita "Jual Minuman Keras Hukumnya Boleh Untuk Kas Negara" merupakan konten yang direkayasa atau hoaks.
Klaim: Wapres Ma\'ruf sebut investasi miras untuk kas negara
Rating: Hoaks
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.
Kasus pneumonia di Pontianak meningkat 10-20 persen seiring memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla.
Dies Natalis ke-42 ISI Jogja ditutup pesta rakyat dua hari dengan jathilan, ketoprak, karawitan, hingga heavy metal.
Iran menuding elemen pemerintah AS dan aktor yang bersekutu dengan Israel berupaya memanipulasi pasar energi global di tengah konflik.
DPRD DIY menyoroti perubahan data desil yang menjadi basis sejumlah kebijakan, termasuk bantuan sosial dan kepesertaan BPJS.