Advertisement

Konvoi PBB Diserang di Kongo, 3 Tewas Termasuk Dubes Italia

Newswire
Selasa, 23 Februari 2021 - 07:17 WIB
Sunartono
Konvoi PBB Diserang di Kongo, 3 Tewas Termasuk Dubes Italia Ilustrasi penembakan - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Serangan bersenjata dilaporkan terjadi terhadap konvoi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kongo Timur. Serangan itu turut menewaskan Duta Besar Italia untuk Republik Demokratik Kongo.

Kementerian Luar Negeri Italia melaporkan ada dua orang lainnya tewas dalam serangan yang terjadi pada pukul 10:15 waktu setempat (0815 GMT). Menurut otoritas Taman Nasional Virunga, peristiwa itu terjadi di dekat Kota Kanyamahoro, beberapa kilometer utara ibu kota regional Goma.

Duta Besar Italia, Luca Attanasio, dan seorang polisi militer yang bepergian bersamanya tewas. Pihak taman itu sebelumnya mengatakan bahwa dua orang dalam konvoi telah tewas dan duta besar terluka. Orang ketiga yang tewas adalah seorang pengemudi, kata sumber diplomatik.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA : Miris. Napi di Kongo Tewas Karena Kekurangan Nutrisi

Belum jelas siapa yang berada di balik serangan itu. Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas peristiwa itu.

"Dengan kesedihan yang mendalam Kementerian Luar Negeri mengkonfirmasi kematian Duta Besar Italia untuk Republik Demokratik Kongo, Luca Attanasio, dan seorang polisi dari Carabinieri [aparat keamanan Italia] hari ini di Goma," kata pernyataan Kemlu Italia.

"Duta besar dan tentara itu sedang melakukan perjalanan dengan mobil dalam konvoi MONUSCO, Misi Stabilisasi Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Demokratik Kongo," katanya.

Menurut situs kementerian, Attanasio telah menjadi kepala misi Italia di Kinshasa sejak 2017 dan ditetapkan menjadi duta besar pada 2019.

BACA JUGA : Keruntuhan Tambang, 50 Orang Tewas di Kongo Timur

Advertisement

Lusinan kelompok bersenjata beroperasi di dan sekitar Virunga, yang terletak di sepanjang perbatasan Kongo dengan Rwanda dan Uganda. Patroli taman telah berulang kali diserang, termasuk enam orang yang tewas dalam penyergapan bulan lalu.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Paradigma Rehabilitasi Disabilitas Mental Harus Diubah

Sleman
| Kamis, 29 September 2022, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement