Advertisement
Peringati Milad ke-43 Masjid Istiqlal, Yayasan Muslim Sinar Mas Wakafkan Ribuan Mushaf Alquran
Wakaf Alquran oleh Yayasan Muslim Sinar Mas pada peringatan Milad Masjid Istiqlal ke-43. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kontribusi dalam pembangunan akhlak mulia melalui wakaf Alquran dipilih Yayasan Muslim Sinar Mas pada peringatan Milad Masjid Istiqlal ke-43.
“Kami berharap melalui wakaf hari ini, akses masyarakat terhadap mushaf Alquran dan terjemahannya semakin terbuka. Agar kita dapat membaca, memahami dan memaknainya dengan tepat sekaligus kontekstual, sehingga keimanan dan akhlak kita semakin meningkat. Selaras dengan tema milad, Memberdayakan Umat untuk Kemajuan Bangsa,” ujar Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM), KH Saleh Husin dalam penyerahan 3.000 mushaf Alquran bagi Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, yang diterima oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.
Advertisement
Turut hadir menyaksikan acara itu adalah pengurus Yayasan Muslim Sinarmas Yan Partawijaya dan Imam Islamic Centre of New York Muhammad Syamsi Ali.
Wakil Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Dhonny Rahayoe mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahim serta upaya yayasan dalam memperkuat hubungan antara umat yang toleran dan sejuk. “Kami banyak mendapatkan pelajaran penting dari para pengelola Masjid Istiqlal dalam langkah kami menjadikan ratusan sarana peribadatan Islam di lingkup Sinar Mas sebagai wahana penyebarluasan nilai keislaman yang terbuka, damai, dan peduli sesama,” ujarnya.
Menurut Saleh, pertimbangan mewakafkan versi cetak dikarenakan kehadirannya masih menjadi pilihan utama umat muslim meskipun teknologi digital telah menjadi alternatif yang baik guna mendalami nilai-nilai keislaman. “Kebutuhan masyarakat akan mushaf tercetak belum tergantikan, terutama di sarana peribadatan, lembaga keagamaan dan pendidikan,” tambahnya.
YMSM hadir guna mewadahi praktik ke-Islam-an yang terbuka, toleran, setara, dan penuh kasih di lingkup Sinar Mas, memanfaatkan potensi yang dimiliki segenap karyawan di lingkup internal guna tak sekadar meningkatkan produktivitas kerja, namun juga ketakwaan pribadi. Sementara di luar, yayasan mendorong silaturahim sekaligus sinergi bersama sosok maupun lembaga keagamaan, melalui beragam kegiatan sosial, dan pendidikan.
Sejak tahun 2008, dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas, telah terdonasikan lebih dari 1 juta mushaf Alquran, 150 ribu buku panduan membaca Alquran atau Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah. Tahun ini, Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 150.000 mushaf, berikut 25.000 Juz Amma.
Seluruh kertas dalam Alquran yang diwakafkan, menggunakan kertas premium Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang guna pencetakan kitab suci dan buku agama. Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan ini, hingga 90 persen produksinya di ekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Takbir Keliling di Bantul Tahun Ini Dibatasi Maksimal Jam 11 Malam
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Penumpang YIA Jelang Lebaran 2026 Picu Extra Flight
- Trump: Mojtaba Khamenei Diduga Masih Hidup Meski Terluka
- Dishub DIY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang
- Kapolri Beri Atensi Khusus Kasus Air Keras Aktivis KontraS
- 208 Dapur MBG DIY Dihentikan, SLHS Jadi Syarat Operasional
- PKBM An Nuur Sleman Ikuti Program Literasi dan Ketrampilan UAD Jogja
- 18 Maret Jadi Tanggal Favorit Mudik Kereta dari Jakarta
Advertisement
Advertisement







