Bantuan Modal Usaha Tanpa Agunan 2026, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah selatan Filipina terus bertambah. Hingga Senin (8/6/2026), sedikitnya 19 orang dilaporkan meninggal dunia, 134 orang mengalami luka-luka, dan tujuh lainnya masih dinyatakan hilang.
Juru bicara Kantor Pertahanan Sipil Filipina mengatakan data korban masih terus diverifikasi oleh otoritas penanggulangan bencana setempat.
“Jumlah korban tewas masih perlu diverifikasi dan divalidasi oleh badan penanggulangan bencana resmi. Ada juga tujuh orang yang hilang,” katanya seperti dikutip dari BBC, Senin (8/6/2026).
Gempa kuat tersebut terjadi di lepas pantai Pulau Mindanao dan menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah. Guncangan merobohkan bangunan, merusak fasilitas publik, serta memicu peringatan tsunami di beberapa kawasan pesisir terdampak.
Otoritas setempat segera mengimbau warga yang tinggal di daerah pantai untuk mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi setelah gempa mengguncang wilayah selatan Kota General Santos yang berpenduduk sekitar 720.000 jiwa.
Tidak lama setelah gempa utama terjadi, wilayah tersebut kembali diguncang serangkaian gempa susulan. Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan magnitudo 6,5.
Rekaman video yang beredar di media sosial dan telah diverifikasi kantor berita AFP menunjukkan tingkat kerusakan yang cukup parah. Sebuah pusat perbelanjaan di Kota General Santos dilaporkan runtuh hingga menjadi puing-puing.
Di lokasi lain, sebuah bangunan di lingkungan sekolah juga ambruk akibat guncangan kuat yang terjadi beberapa kali setelah gempa utama.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. langsung memerintahkan respons darurat di wilayah Mindanao, pulau terbesar kedua di negara tersebut. Ia meminta seluruh lembaga terkait bergerak cepat menyiapkan bantuan kemanusiaan, pusat evakuasi, serta dukungan operasi pencarian dan penyelamatan.
“Pemerintah nasional sedang bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao,” kata Marcos dalam pernyataan resminya.
Pemerintah Filipina juga terus memantau potensi dampak lanjutan, termasuk kemungkinan kerusakan infrastruktur dan kebutuhan bantuan bagi warga yang terdampak.
Bencana ini terjadi sekitar delapan bulan setelah Filipina mengalami gempa paling mematikan dalam 12 tahun terakhir. Saat itu, gempa berkekuatan magnitudo 6,9 di wilayah lepas pantai Pulau Cebu menewaskan 79 orang.
Beberapa pekan setelah peristiwa tersebut, Mindanao kembali diguncang dua gempa kuat dengan magnitudo terbesar mencapai 7,4 yang turut menyebabkan korban jiwa dan kerusakan luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Barang berbahaya terbakar di NPCT1 Tanjung Priok. Api padam dalam 59 menit, tidak ada korban dan penyebab masih diinvestigasi.
Pembangunan TPR Tepus Gunungkidul mulai berjalan dengan kontrak Rp728,1 juta. Sementara TPR JJLS masih menggunakan bangunan lama.
Kortastipidkor Polri menggeledah kantor dan rujab Bupati Gowa terkait dugaan pemerasan, pungli, gratifikasi PBG 2025-2026 dan TPPU.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.