Petani Muda Magelang Andalkan Teknologi, Pertanian Kian Menjanjikan
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Serah terima jabatan dari Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito pada Joko Budiyono, Rabu (17/2/2021) di Pendopo Pengabdian, Pemkot Magelang. /Ist-dok Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG - Sekda Kota Magelang Joko Budiyono ditunjuk sebagai Pelaksana harian (Plh.) Wali Kota Magelang, sampai dilantiknya pejabat definitif. Penunjukan ini tertuang pada SK Gubernur Jateng Nomor 131/0002748 Tahun 2021 Tentang Penunjukan Pelaksana Harian Bupati dan Walikota di Provinsi Jawa Tengah tanggal 16 Februari 2021.
Joko telah melaksanakan serah terima jabatan dari Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito pada Rabu (17/2/2021) di Pendopo Pengabdian, Pemkot Magelang. Usai sertijab, Joko menyatakan akan fokus terhadap penanganan pandemi Covid-19 di Kota Magelang.
"Tugas pokok pelaksana harian Wali Kota adalah melaksanakan tugas rutin yang dijalankan oleh Wali Kota, dan yang harus menjadi fokus kita semua adalah penanganan pandemi covid-19," tegas Joko.
Baca juga: Rekruitmen CPNS dan PPPK 2021 Dibuka April-Mei
Bahkan Joko menargetkan selama 10 hari dirinya menjabat sebagai Plh. Wali Kota, terutama selama masa PPKM, skor indikator epidermiologi di Kota Magelang harus kembali hijau. Hal ini agar roda perekonomian masyarakat kembali normal. Pada tugas ini, pihaknya ingin semua unsur mulai Polri, TNI, hingga masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19 di wilayah ini.
"Pelaksanaan masa PPKM di Kota Magelang ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh pihak, terutama jajaran Pemkot Magelang, dan terutama lagi jajaran Lurah se Kota Magelang. Kita ingin penanganan covid ini bisa masif lagi, dan target saya selama 10 hari saya menjabat Plh. Walikota, Kota Magelang bisa menjadi zona hijau kembali. Kalau itu bisa terwujud, maka luar biasa," ujarnya.
Selain itu, ada beberapa tugas yang penting dan prioritas yang akan dikerjakan antara lain, persiapan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, serta penyusunan RPJMD dan RKPD Tahun 2022.
Baca juga: Baleg DPR Tunggu Keputusan Bamus soal Prolegnas Sebelum Revisi UU ITE
"Nah itu konsentrasi kami saat ini, supaya masa transisi ini biar lancar," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Magelang periode 2010-2015 dan 2016-2021 Sigit Widyonindito optimis selama masa transisi, Joko Budiyono yang selama ini mendampinginya menjadi Sekretaris Daerah akan menjalankan tugas dengan baik.
"Pak Sekda, pak Joko ini sudah tau yang harus dilakukan. Beliau ini kan basic-nya birokrat, selain itu juga memiliki etos kerja bagus, cepat, dan tegas," katanya.
Sigit memberikan semangat dan dukungan penuh kepada Joko Budiyono, terutama terkait penanganan Covid-19 di Kota Magelang. Menurutnya, langkah yang sudah diambil selama ini sudah tepat dan benar.
"Pak (Plh.) Wali tidak usah tegang to. Selamat melaksanakan tugas Pak Sekda sebagai Plh. Wali Kota Magelang," ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
IHSG diperkirakan menguat didorong rilis PDB kuartal II/2026. Simak rekomendasi saham TINS, BRMS, MEDC, dan TMPO dari BRI Danareksa.
KPK menyebut dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina 2018–2023 menyebabkan kerugian negara Rp322,18 miliar berdasarkan audit BPK.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Rabu 5 Agustus 2026. Simak prakiraan suhu dan kelembapan di Kota Jogja hingga Gunungkidul.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.