Advertisement

Tinggal Seorang Diri, Janda Tua Ditemukan Membusuk Di Toko Kelontong

Indah Septiyaning Wardhani
Rabu, 10 Februari 2021 - 17:07 WIB
Budi Cahyana
Tinggal Seorang Diri, Janda Tua Ditemukan Membusuk Di Toko Kelontong Ilustrasi kematian - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, SUKOHARJO—Seorang janda penjual toko kelontong di Jalan Melati Raya Dukuh Sanggrahan RT 004 RW 001 Grogol, Sukoharjo ditemukan membusuk di samping etalase pada Rabu (10/2/2021).

Penemuan jasad itu berawal saat warga mencari sumber bau busuk di lingkungan tersebut sekitar pukul 12.15 WIB. Sumber bau berasal dari dalam rumah korban yang diketahui bernama Sumiyati, 71. Kecurigaan warga semakin menjadi karena korban sejak empat hari lalu tidak terlihat lagi.

Advertisement

BACA JUGA: Korban Banjir Minta Bantuan Beras, Petugas Dinsos Pekalongan Asyik Karaoke

"Jadi awalnya kami curiga kok ada bau busuk seperti batang tikus tapi lebih menyengat lagi. Kita cari-cari ternyata sumber bau dari dalam rumah Bu Sumiyati," kata salah satu warga setempat, Ismail kepada JIBI.

Merasa curiga, warga lantas melaporkan ke RT setempat. Bersama pengurus RT warga membuka pintu rumah sekaligus toko kelontong tersebut dengan kondisi tidak dikunci. Warga terkejut saat membuka pintu melihat jasad korban terbujur kaku di dekat etalase toko.

"Kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak enak," katanya.

Warga lantas melaporkan penemuan jasad tersebut ke aparat Polsek Grogol. Polisi tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Camat Grogol Bagas Windaryanto mengatakan korban merupakan seorang janda yang hidup jauh dari anak-anaknya. Korban diketahui terlihat terakhir oleh para tetangga pada Sabtu (6/2/2021) malam. Saat itu korban terlihat menutup toko kelontongnya.

BACA JUGA: Banyak Warga Tertular Covid, Satu Kampung di Bantul Terancam Lockdown

"Sejak Sabtu malam itu korban sudah tidak terlihat lagi. Jadi warga curiga dan ada bau busuk ternyata korban sudah meninggal dunia," katanya.

Proses evakuasi jasad korban dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat. Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Polisi juga melakukan visum ditempat terhadap jasad korban, untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Ir Soekarno.

"Kondisi jasadnya sudah rusak. Badannya juga sudah membengkak diperkirakan meninggal empat hari lalu. Dan dugaan sementara karena sakit menahun," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Solopos

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Bawaslu Bantul Upayakan Bentuk Relawan Pengawasan Partisipatif di Masing-Masing Padukuhan

Bantul
| Sabtu, 22 Juni 2024, 13:47 WIB

Advertisement

alt

Libur Iduladha, Warung Satai Klathak di Jogja Ini Diserbu Wisatawan

Wisata
| Kamis, 20 Juni 2024, 21:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement