Advertisement

Vaksin Sinovac Aman Bagi Lansia di Atas 60 Tahun

Mia Chitra Dinisari
Jum'at, 05 Februari 2021 - 21:17 WIB
Bhekti Suryani
Vaksin Sinovac Aman Bagi Lansia di Atas 60 Tahun Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Per tanggal 3 Februari 2021 kemarin, secara daring telah dilaporkan hasil Uji Klinik fase 1 dan 2 dari kandidat vaksin produksi PT Sinovac untuk usia 60 tahun ke atas.

Hasilnya menunjukkan imunogenisitas yang baik. Setidaknya 95% subyek menunjukkan pembentukan antibodi setelah pemberian suntikan setara yang dicapai pada subyek usia 18-59 tahun.

Advertisement

Hanya pada uji untuk usia 60 tahun ke atas ini, jarak penyuntikan diperpanjang menjadi 28 hari.

Efek samping dilaporkan ringan (19%) sampai sedang sistemik (3%), paling banyak berupa nyeri tempat suntikan. Yang sistemik berupa demam, rasa lelah, diare.

"Yang dilaporkan itu adalah hasil kerja antara Mei-Juni 2020. Selanjutnya masih menunggu fase 3, yang saat ini berlangsung.," tulis Epidemiolog UNS Tonang Dwi Ardyanto dikutip dari akun facebooknya.

Dia memaparkan diharapkan fase 3 akan selesai lengkap Mei 2021. Mengikuti peraturan, EUA bisa diajukan setelah minimal 50% subyek menyelesaikan pengamatan minimal 50% dari jadwal fase 3.

Sementara itu, dokter umum kandidat PHD Kobe University Adam Prabata memaparkan jika vaksin sinovac aman untuk lansia dengan efek samping ringan hingga sedang seperti sakit kepala, pusing, mengantuk dan lelah, serta nyeri pada bekas suntikan.

Dia menuliskan jika efek samping itu dirasakan pada 22 persen sukarelawan. Bahkan, menurutnya, antibodi yang terbentuk bisa mencapai 98 persen, pasca 28 hari setelah disuntikkan. 

Respon antibodi ini sama dengan padanusia 18-59 tahun.

Adapun usia yang menjalani uji klinis dibagi dalam dua fase. Yakni fase pertama terdiri dari 72 orang dengan usia rata-rata 65,8 tahun.

Dan fase kedua sebanyak 350 orang dengan usia 66, 6 tahun. Uji klinis dilakukan di China. Juga uji klinis juga dilakukan di Brasil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Nasabah Bank Sampah Pelangi Cairkan Tabungan Sampah Jutaan Rupiah

Jogja
| Senin, 15 April 2024, 09:27 WIB

Advertisement

alt

Sambut Lebaran 2024, Taman Pintar Tambah Wahana Baru

Wisata
| Minggu, 07 April 2024, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement