Advertisement
Menkopolhukam Mahfud MD Tanggapi Ujaran Rasis Relawan Pro Jokowi ke Natalius Pigai
Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa (15/12/2020). Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koodinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menanggapi tindakan rasis yang dilakukan Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin) Ambroncius Nababan terhadap Eks Komisioner Komnas HAM.
Dalam akun Facebooknya, Ambroncius Nababan menyandingkan foto tokoh Papua tersebut dengan seekor gorila. Dia juga menyebut vaksin Sinovac dibuat untuk manusia, bukan untuk gorilla.
Advertisement
BACA JUGA : Dewan Kota Jogja Desak Pembina Pramuka yang Ajak Tepuk
Pernyataan itu dikeluarkan Ambroncius setelah Natalius Pigai menyebut bahwa rakyat berkah menolak divaksin berdasarkan regulasi yang ada. Tindakan rasis Ambroncius tersebut menuai kritik banyak kalangan.
“Kalau Anda tak suka dengan statement atau tudingan seseorang yang Anda anggap ngaco, tak usahlah menghinanya dengan cacian atau gambar hewan. Diamkan saja.” kata Mahfud melalui akun Twitter, Minggu (24/1/2021).
Kalau Anda tak suka dgn statement atau tudingan seseorang yg Anda anggap ngaco, tak usahlah menghinanya dgn cacian atau gambar hewan. Diamkan sj. Ada ungkapan, "tarkul jawaab alal jaahil jawaabun", "Tdk menjawab statement atau tudingan org dungu adalah jawaban thd org dungu tsb".
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) January 24, 2021
“Ada ungkapan, "tarkul jawaab alal jaahil jawaabun", "Tidak menjawab statement atau tudingan orang dungu adalah jawaban terhadap orang dungu tersebut,” tambahnya.
BACA JUGA : Jejak Buram Sang Wasit Rasis
Selain Mahfud MD, warganet itu mengumandangkan trending Rasis menanggapi tindakan Ambroncius kepada Pigai. Beberapa netter juga membeberkan bahwa Ambroncius pernah maju sebagai caleg dari Papua.
“Manusia rasis ini ternyata pernah minta dukungan, doa dan restu warga papua yang telah dihinanya. Manusia tak ada akhlak,” tulis @YanHarahap.
“Caleg gagal di dapil papua yang sekarang rasis ke orang Papua,” tulis @aliandottcom.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pembebasan Tol Jogja-YIA 2026: 613 Lahan Bantul Sudah Dibayar
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Hore! Tol Jogja-Solo 7,96 Km ke Gamping Siap Digarap
- PHRI Meyakini Diskon Transportasi dan WFA Picu Okupansi Hotel di Jogja
- Dishub Bantul Siapkan Pengamanan Ramadan dan Arus Mudik Lebaran 2026
- Tahun Kuda Api 2026, Ini Shio yang Diprediksi Beruntung
- 170 KK Mengungsi, Banjir dan Longsor Terjang Tanjung Raya Agam
- Astra Motor Yogyakarta Ajak Step Up bersama All New Honda Vario 125
- PSIM Jogja Rombak Posisi Bek Setelah Kedatangan Jop van der Avert
Advertisement
Advertisement







