Menkopolhukam Mahfud MD Tanggapi Ujaran Rasis Relawan Pro Jokowi ke Natalius Pigai

Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa (15/12/2020). Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
24 Januari 2021 16:37 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koodinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menanggapi tindakan rasis yang dilakukan Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin) Ambroncius Nababan terhadap Eks Komisioner Komnas HAM.

Dalam akun Facebooknya, Ambroncius Nababan menyandingkan foto tokoh Papua tersebut dengan seekor gorila. Dia juga menyebut vaksin Sinovac dibuat untuk manusia, bukan untuk gorilla.

BACA JUGA : Dewan Kota Jogja Desak Pembina Pramuka yang Ajak Tepuk

Pernyataan itu dikeluarkan Ambroncius setelah Natalius Pigai menyebut bahwa rakyat berkah menolak divaksin berdasarkan regulasi yang ada. Tindakan rasis Ambroncius tersebut menuai kritik banyak kalangan.

“Kalau Anda tak suka dengan statement atau tudingan seseorang yang Anda anggap ngaco, tak usahlah menghinanya dengan cacian atau gambar hewan. Diamkan saja.” kata Mahfud melalui akun Twitter, Minggu (24/1/2021).

“Ada ungkapan, "tarkul jawaab alal jaahil jawaabun", "Tidak menjawab statement atau tudingan orang dungu adalah jawaban terhadap orang dungu tersebut,” tambahnya.

BACA JUGA : Jejak Buram Sang Wasit Rasis

Selain Mahfud MD, warganet itu mengumandangkan trending Rasis menanggapi tindakan Ambroncius kepada Pigai. Beberapa netter juga membeberkan bahwa Ambroncius pernah maju sebagai caleg dari Papua.

“Manusia rasis ini ternyata pernah minta dukungan, doa dan restu warga papua yang telah dihinanya. Manusia tak ada akhlak,” tulis @YanHarahap.

“Caleg gagal di dapil papua yang sekarang rasis ke orang Papua,” tulis @aliandottcom.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia