Wapres Gibran Tinjau Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan
Gibran meninjau penanganan karhutla di tiga provinsi Kalimantan dan meminta pemadaman berjalan bersama perlindungan warga serta pencegahan.
Para anggota BPBD Kota Banjarmasin, Kalsel, Rabu (20/1/2021) menggunakan perahu saat mengantar bantuan untuk warga terdampak banjir./Antara
Harianjogja.com, BANJARMASIN - Jumlah warga Banjarmasin yang terdampak banjir sejak 14 hingga 20 Januari atau selama tujuh hari ini totalnya mencapai sebanyak 100.000 orang warga. Data tersebut dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Dari keterangan BPBD Kota Banjarmasin tersebut yang diakses melalui laman resmi daring Pemerintah Kota Banjarmasin, Rabu (20/1/2021), disebutkan ada sebanyak 25 kelurahan yang terdampak banjir cukup dalam, dan yang terbanyak di Banjarmasin Timur, yakni, sebanyak sembilan kelurahan yang terdampak banjir.
Di Banjarmasin Timur ini jumlah warga terdampak banjir sekitar 45 ribu jiwa atau sekitar 15 ribu kepala keluarga (KK), bahkan sebanyak 1.585 KK atau 3.701 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, di mana ketinggian genangan air banjir di wilayah Banjarmasin Timur ini antara 50 cm hingga 1,2 meter.
Selanjutnya, wilayah kecamatan Banjarmasin Selatan, terdapat tujuh kelurahan yang terdampak banjir, di mana warga yang terdampak sebanyak 18.089 jiwa atau 7.123 KK, di mana 862 jiwa atau 346 KK harus mengungsi.
BPBD Kota Banjarmasin juga mencatat di wilayah kecamatan Banjarmasin Tengah juga ada tujuh kelurahan yang terdampak, namun warga yang terdampak masih kalah jauh dari wilayah Banjarmasin Utara yang hanya dua kelurahan terdampak.
Di Banjarmasin Utara, yakni, di Kelurahan Sungai Andai dan Sungai Jingah dengan total warga terdampak sebanyak 33.760 jiwa atau hampir 10 ribu KK. Di mana 66 KK atau 136 jiwa harus mengungsi.
Sementara itu, di Banjarmasin Tengah dengan tujuh kelurahan yang ada terdampak jumlah warga yang terkena genangan air totalnya sebanyak 940 KK atau 3.219 jiwa, di mana 23 KK atau 65 jiwa harus mengungsi.
Untuk Kecamatan Banjarmasin Barat, BPBD Kota Banjarmasin tidak ada mencatat kelurahan yang terdampak banjir.
Hingga kini, tidak ada laporan adanya korban jiwa musibah banjir di Kota Banjarmasin ini, namun catatan korban terdampak banjir ini terus bertambah, yakni, dari hari sebelumnya sekitar 29 ribu jiwa atau sekitar 10 ribu KK.
Kota Banjarmasin sudah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir sejak 15 Januari lalu, posko dan dapur umum dipusatkan di kecamatan yang wilayahnya terendam banjir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gibran meninjau penanganan karhutla di tiga provinsi Kalimantan dan meminta pemadaman berjalan bersama perlindungan warga serta pencegahan.
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG dalam pemutakhiran data. Mayoritas merupakan sekolah swasta dan mandiri.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15