Advertisement
Tes Covid-19 di Indonesia Sudah Lampaui Standar WHO, Tapi Masalahnya...
Pendemo yang terjaring menjalani tes usap di Pos Polisi Cengkareng, Jakarta, Rabu (7/10/2020). - Antara\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa jumlah pemeriksaan mingguan di Indonesia melebihi 100 persen target standar organisasi kesehatan dunia (WHO) atau di atas 270.000 tes per minggu.
Dia menjelaskan jumlah orang yang diperiksa secara mingguan pada 10 Januari 2021 sudah mencapai angka 290.764 orang. Dari standar WHO, artinya pemeriksaan di Indonesia sudah melebihi target WHO.
Advertisement
“Pada tanggal 10 Januari 2021, jumlah orang yang diperiksa mingguan sudah mencapai angka 290.764 orang atau sudah melebihi target WHO sebesar 107,69 persen,” katanya saat konferensi pers virtual, Selasa (19/1/2021).
Menurutnya, masifnya pemeriksaan selama ini menjadi salah satu pemicu terdeteksinya banyak kasus positif baru Covid-19. Walhasil, angka kasus positif meningkat cukup tajam dalam beberapa minggu terakhir.
“Namun secara bersamaan ini juga menandakan bahwa tingkat penularan masih tinggi di masyarakat,” ujarnya.
Adapun angka pemeriksaan di Indonesia bila merujuk pada standar WHO adalah 267.000 per pekan atau 38.000 orang per hari. Angka ini merujuk dari jumlah penduduk Indonesia di kisaran 267 juta orang.
Kendati demikian, Wiku menyebut sebaran angka pemeriksaan tersebut masih belum merata secara nasional. Beberapa daerah di Indonesia sudah berkali lipat melebihi target WHO.
“Namun secara bersamaan pada beberapa daerah lainnya angka testingnya masih jauh dari target WHO. Mohon target testing WHO ini dapat dijadikan acuan oleh setiap daerah dalam meningkatkan pemeriksaan di wilayahnya masing-masing,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Gema Takbir Jogja 2026 Ajak Peserta Gunakan Properti Daur Ulang
- 25 Perusahaan di Sleman Diadukan Terkait Persoalan THR
- Ketua DPRD Sleman Kenang Koeswanto Sebagai Politikus Tradisional
- Pengelola Siapkan Gelar Budaya di Tebing Breksi
- PT KAI Daop 6 Kerahkan 13 KA Tambahan
- Tarif KRL Jogja Solo Tetap Flat Delapan Ribu Rupiah Sepanjang Jumat
- KRL Palur Jogja Berangkat Pagi Mulai Jam 4.55 WIB pada 20 Maret 2026
Advertisement
Advertisement









