Angka Kematian Akibat Covid-19 Melonjak di 5 Daerah Termasuk Jogja

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito - Sumber: www.covid19.go.id
19 Januari 2021 21:17 WIB Setyo Aji Harjanto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan terdapat 5 provinsi yang mencatatkan kasus kematian tertinggi pada pekan ini (11-17 Januari 2021).

Kelima provinsi itu adalah Jawa Tengah dengan kenaikan 209 kasus kematian akibat virus Corona, DKI Jakarta dengan kenaikan 106 kasus, Jawa Barat 87 kasus, DIY 27 kasus, dan NTT dengan 18 kasus kematian.

"Apabila dibandingkan dengan minggu lalu maka DKI Jakarta dan Jawa Barat kembali masuk ke dalam 5 provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi. Ini menjadi peringatan yang tidak boleh diabaikan," kata dia, Selasa (19/1/2021).

Wiku pun meminta kepada 5 provinsi untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien Covid-19 di setiap faskes agar sesuai dengan standar. Dengan demikian, lanjut Wiku, mereka yang dirawat dapat segera sembuh.

"Dengan demikian maka angka kesembuhan dapat ditingkatkan sekaligus menekan angka kematian. Lakukan penanganan semaksmimal mungkin untuk menyelamatkan pasien Covid-19 yang sedang dirawat," katanya.

Dia pun meminta kepada pimpinan daerah di 5 provinsi tersebut untuk berkoordinasi dengan satgas penanganan Covid-19 pusat apabila menemui kendala dalam penanganan pasien Covid-19. "Sehingga dapat segera dicari jalan keluarnya," ujarnya.

Sebagai informasi, pada pekan ini atau pada 11-17 Januari 2021 terjadi peningkatan yang mengkahwatirkan terkait angka kematian akibat Covid-19.

Wiku mengungkapkan angka kematian pada pekan ini meningkat hingga 37,4 persen. Padahal, pada pekan sebelumnya angka kematian akibat Covid-19 turun sebesar 1,7 persen.

Adapun, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan pasien virus Corona yang meninggal mencapai 308 orang per hari ini, Selasa (19/1/2021). Dengan begitu, total pasien yang meninggal akibat wabah ini di Tanah Air menjadi 26.590 orang.

Sumber : Bisnis.com