Advertisement
Takut Gempa Susulan, Ibu Hamil dan Lansia di Majene Tidur di Gunung
Ribuan warga Desa Onang di Majene mengungsi ke gunung lantaran khawatir terjadi tsunami pascagempa. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, MAMUJU- Gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat membuat kawasan tersebut porak-poranda.
Bahkan, tercatat ada 3.800 warga Desa Onang di Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene memilih menetap di daerah pegunungan karena khawatir akan adanya potensi tsunami pascagempa. Warga yang menjadi korban gempa Sulbar itu kini memerlukan bantuan dari luar.
Advertisement
"Mereka di pengungsian, menghindari gempa susulan dan ancaman bencana tsunami," kata Kepala Desa Onang Asmadi di Majene, Minggu (17/1/2021).
Baca juga: 11 Orang Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor di Sumedang
Asmadi mengatakan, sebagian warga menempati delapan tempat pengungsian yang ada di wilayah Desa Onang.
Ribuan warga Desa Onang di Majene mengungsi ke gunung lantaran khawatir terjadi tsunami pascagempa.
Selain itu, ia melanjutkan, terdapat 10 perempuan hamil, delapan orang sakit, dan 72 warga lanjut usia yang mengungsi di Desa Tubo Selatan.
Baca juga: Sudah 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182 Masuk Pusdokkes Polri
Warga desa yang mengungsi, kata dia, membutuhkan bantuan makanan, tenda, selimut, dan obat-obatan.
Asmadi berharap relawan dan pemerintah mengirimkan bantuan kepada warganya.
Gempa yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) telah menyebabkan lebih dari 50 orang meninggal dunia di Mamuju dan Majene. Bencana itu juga mendorong 15.000 orang mengungsi di dua wilayah kabupaten tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dinsos Sleman Fasilitasi Puluhan Dokumen Kependudukan Warga Marginal
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- DIY di Jalur Aktif Bumi: Mengapa Gempa Bumi Kerap Mengguncang Jogja
- 247 Guru Honorer Bantul Belum Diangkat P3K Paruh Waktu
- Pemkab Bantul Siapkan Rp2,4 Miliar Tangani Dampak Bencana di 14 Titik
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 6 Februari 2026
- BBPPMT Jogja Bahas Tindak Lanjut Riset Trans Patriot
- Cuaca DIY Jumat 6 Februari: Semua Wilayah DIY Hujan Ringan
- Jelang Ramadan 2026, Harga Pangan di Jogja Masih Stabil
Advertisement
Advertisement



