Ini Kumpulan Fakta Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ182

Tim patroli laut Bea Cukai dari Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tanjung Priok turut melakukan pencarian terhadap pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di sekitaran perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (09/01). - Humas Bea Cukai
12 Januari 2021 05:57 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Pesawat Sriwijaya Air penerbangan SJ182 tujuan Jakarta-Pontianak jatuh, Sabtu (9/1/2020). Serpihan puing pesawat kemudian ditemukan di perairan Kepulauan Seribu.

Penyebab jatuhnya pesawat masih dalam penyelidikan. Pihak maskapai telah menyatakan akan menjamin segala kebutuhan keluarga korban.

Proses pencarian pesawat berjenis Boeing 737-500 itu terhitung telah dilakukan selama 3 hari, 9--11 Januari 2021. Tim SAR dibantu oleh pihak militer dan kepolisian menyusuri lokasi yang diduga tempat jatuhnya Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 tersebut.

Adapun Bisnis.com merangkum kumpulan fakta dari jatuhnya pesawat tersebut, berikut catatannya:

1. Hilang Kontak Empat Menit Setelah Lepas Landas
Pesawat hilang kontak setelah empat menit lepas landas. Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

2. Cuaca Tidak Tergolong Ekstrem
Analisa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dinamikan atmosfer tersebut menunjukkan cuaca berawan di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. LAPAN juga mencatat adanya vorteks Borneo dan angin baratan kuat dari Samudera Hindia berkecepatan 7-8 meter per detik. Kecepatan itu lebih kuat dari umumnya angin monsun baratan yang mendekati 3 meter per detik. Meski begitu, cuaca saat itu tak tergolong ekstrem.

3. Tidak Ada Gangguan Frekuensi
Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Johnny G Plate memastikan tidak ada gangguan pada frekuensi penerbangan terkait dengan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

4. Pesawat Laik Terbang
Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena mengatakan pesawat Sriwijaya SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu layak terbang.

5. Sempat Delay
Sebelum lepas landas Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ182 sempat terlambat lepas landas. Namun Dirut Sriwijaay Air Jefferson mengonfirmasi hal tersebut karena kondisi cuaca, bukan kerusakan mesin.

6. Blackbox Ditemukan
Lokasi black box pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu sudah dapat diidentifikasi. Diinformasikan bahwa lokasi black box tersebut berada di kedalaman 23 meter tidak jauh dari KRI Rigel.

7. Ada Dua Penumpang Dengan Identitas Palsu
Tim DVI Polri menemukan dua penumpang dengan identitas palsu saat mengidentifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ182. Polri telah memerintahkan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyelidiki hal tersebut.
 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia