Syekh Ali Jaber Pakai Ventilator Difoto oleh Perawat RS, Keluarga Keberatan

Foto Syekh Ali Jaber saat dirawat di RS karena terinfeksi virus Covid-19. - Ist/tangkapan layar Instagram
05 Januari 2021 09:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Ulama Syekh Ali Jaber dirawat di rumah sakit karena terinfeksi Covid-19. Fotonya dalam kondisi tak sadarkan diri dengan menggunakan ventilator tersebar di media sosial. Bahkan dibagikan sejumlah artis di instagram pribadinya.

Keluarga Syekh Ali Jaber pun protes dan marah ke pihak rumah sakit karena ada yang menyebut Syekh Ali Jaber kritis. Apalagi pada foto yang beredar, Syekh Ali Jaber tampak tertidur dan bernapas menggunakan ventilator.

Pihak keluarga akhirnya angkat suara soal foto tersebut. Menurut perwakilan keluarga Abu Aras, foto yang beredar itu memang benar Ali Jaber. Foto tersebut diambil oleh salah seorang perawat.

Baca juga: Cium Bau Tak Sesuai Kenyataan, Dokter UGM Sebut Gejala Baru Covid-19

Keluarga menyayangkan tindakan perawat yang seolah melanggar hak privasi pasien.

“Terkait foto beredar berantai, foto tersebut dari salah satu perawat yang melanggar etika atau privasi pasien dan keluarga,” kata Abu, dikutip dari Suara.com, Selasa (5/1/2021).

Sejauh ini, kata asisten Ali Jaber itu, pihak keluarga sudah melakukan peneguran kepada pihak Rumah Sakit. Pada kesempatan itu dia ingin memastikan jika sejauh ini kondisi Ali Jaber terus membaik.

“Kondisinya pun semakin membaik tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukkan peningkatan,” ujar dia.

Walau viral foto Ali Jaber diprotes keluarga, namun kata Abu pihaknya mengambil hikmah dari kejadian ini. Menurutnya, hikmah yang bisa diambil adalah semakin banyak orang yang mendoakan kondisi penceramah kondang itu.

Baca juga: Berpulang, Cucu Pendiri Ponpes Al-Munawwir Krapyak Hafal 30 Juz Al-Qur'an Sejak SD

Disitat CNN, Abu pun menyampaikan saat ini Ali Jaber masih dalam perawatan intensif. Akan tetapi, ia menyebut kondisi kesehatan Ali Jaber perlahan membaik.

Dia meminta jemaah untuk terus mengirim doa untuk kesembuhan Ali Jaber. Abu berharap Ali bisa segera pulih dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Semoga guru kita diberikan kesembuhan dan kesehatan yang sempurna, diangkat penyakitnya, diangkat derajatnya serta diampuni segala dosa dan kesalahannya melalui ujian ini oleh Allah SWT,” katanya lagi.

Pernyataan resmi

Yayasan Syekh Ali Jaber mengumumkan Syekh Ali Jaber dalam kondisi baik. Keadaan Syekh Ali Jaber terus membaik berdasarkan laporan dokter.

Pengumuman keadaan Syekh Ali Jaber itu diumumkan 10 jam lalu dalam akun instagram Yayasan Syekh Ali Jaber.

Para pengikut dan murid Syekh Ali Jaber membacakan surat Al Baqarah tiap subuh atau sebelum pukul 06.00 WIB selama keadaan Syekh Ali Jaber tak sadarkan diri.

Dalam pernyataan itu Yayasan Syekh Ali Jaber mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendoakan Ali Jaber.

"Kami kabarkan, saat ini beliau masih dalam perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit di Jakarta. Kondisinya pun semakin membaik, tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukan peningkatan," tulis Yayasan Syekh Ali Jaber.

Yayasan Syekh Ali Jaber pun menuliskan Syekh Ali Jaber masih harus tetap istirahat total secara terkontrol dan terukur demi memperbaiki dan memulihkan kembali beberapa gangguan jasmani yang terjadi akibat Covid-19.

"Di saat-saat Syekh Ali Jaber dalam perawatan medis, kami berupaya meneruskan hobi beliau, merutinkan sedekah subuh dan beliau gemar membaca Surat Al Baqarah setiap hari," tulis Yayasan Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber dalam kondisi tak sadarkan diri. Hengky Kurniawan dalam postingannya 1 jam lalu memajang foto Syekh Ali Jaber tak sadarkan diri. Mulut dan hidungnya dipasang selang ventilator.

Positif COVID-19

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber menceritakan kronologis sebelum dirinya dilaporkan tim medis terkonfirmasi positif virus Corona. Syekh Ali Jaber mengaku sering tes swab COVID-19, namun akhirnya tumbang juga dan terinfeksi virus corona.

Melalui akun YouTube Syekh Ali Jaber, ulama keturunan Timur Tengah tersebut dinyatakan positif terpapar virus corona. Pada video unggahan YouTube Syekh Ali Jaber, ia mengatakan sudah sering melakukan swab berkali-kali dan hasilnya selalu negatif.

Namun, beberapa hari yang lalu ia mulai merasakan panas dingin dan juga batuk, seperti gejala Covid-19.

"Alhamdulillah inalilah subhanallah nggak menyangka padahal sering swab berkali-kali selalu negatif, beberapa hari lalu awal langkah mulai panas kemudian batuk saya rasa panas biasa-biasa saja," katanya dikutip dari akun YouTube pribadinya tersebut, Selasa (29/12/2020).

Ia juga mengaku sempat meminum obat untuk mengurangi panas, dan juga batuk. Bahkan meminum madu agar bisa menjaga stabilitas tubuh.

Sumber : Suara.com