Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANGKA--Sebanyak empat warga di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap di laboratorium kesehatan di daerah itu. Salah satu di antaranya positif setelah datang dari Jogja.
Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Selasa, mengatakan empat pasien yang positif COVID-19 masing-masing inisial R (43), perempuan dengan status transmisi lokal yang saat ini menjalani isolasi di Rumah Sakit Bakti Timah dan Eg (17), perempuan, tidak miliki riwayat perjalanan. Keduanya berasal dari Kecamatan Mendo Barat.
Selain itu, Ne (56), perempuan, tidak memiliki riwayat perjalanan dengan status transmisi lokal dan yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan kesehatan, serta V (46), perempuan, memiliki riwayat perjalanan dari Yogyakarta. Keduanya warga Kecamatan Belinyu.
Berdasarkan data, jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Bangka itu, 264 orang, 234 orang sudah sembuh serta satu orang meninggal dunia. Hingga saat ini, masih terdapat 30 orang menjalani perawatan kesehatan.
"Perawatan kesehatan bagi pasien COVID 1-9 dipusatkan di Rumah Sakit Bakti Timah, Rumah Sakit Depati Bahrin, maupun di balai diklat provinsi di Kota Pangkalpinang," kata Boy Yandra.
Untuk mencegah penyebaran virus corona jenis baru itu, kata dia, pihak Puskesmas Belinyu sudah melakukan penyemprotan cairan disenfektan di kediaman pasien positif COVID-19, termasuk di lingkungan pasien yang meninggal dunia.
"Petugas Puskesmas Belinyu langsung melakukan pengujian, menelusuri bagi warga yang kontak erat dengan pasien positif COVID-19," katanya.
Boy Yandra mengimbau seluruh masyarakat tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker setiap keluar rumah, menjaga jarak, serta rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.