Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi

Presiden Joko Widodo / Youtube Setpres
26 November 2020 19:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Pemerintah akan memutuskan cuti bersama untuk libur panjang akhir tahun.

Presiden Joko Widodo meminta libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 dikurangi. Berkenaan dengan itu, pemerintah pun bakal mengambil keputusannya pada Jumat (27/11/2020) besok.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK Muhadjir Effendy.

"Ya, insyaallah," kata Muhadjir saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/11/2020).

Sejumlah menteri dikabarkan bakal ikut hadir dalam rapat pengambilan keputusan tersebut. Mereka ialah Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau MenPAN RB Tjahjo Kumolo dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauzia.

BACA JUGA: Dukung Penuntasan Kasus Korupsi, Aktivis Jogja Beraksi di Stadion Mandala Krida

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta libur dan cuti bersama akhir tahun dikurangi dengan alasan menjadi menyebabkan munculnya klaster Covid-19. Hal itu dikatakan Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

"Berkaitan dengan masalah libur, cuti bersama akhir tahun, termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri, Bapak Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan," ujar Muhadjir dalam konferensi pers virtual, usai Ratas dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (23/11/2020).

Jokowi memerintahkan agar segera dilakukan rapat koordinasi yang dilaksanakan Kemenko PMK dengan kementerian/lembaga terkait untuk membahas libur dan cuti bersama akhir tahun serta pengganti libur cuti bersama Idul Fitri ini.

Sumber : Suara.com