Advertisement
Ini Pengakuan Keluarga Pelaku Penyobek Al-Qur'an di Sukoharjo
Gelar perkara kasus penyobekan Al-Qur'an di Mapolres Sukoharjo pada Rabu (7/10/2020). - JIBI/Solopos/Indah Septiyaning W.
Advertisement
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Keluarga pelaku penyobekan Al-Qur’an di Masjid Al Huda di Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, menyebut Eni Sholikatun, 49, wanita yang diduga menyobek kitab suci, mengalami gangguan kejiwaan sejak 25 tahun lalu. Eni telah meninggalkan rumah dan tidak diketahui keberadaannya sejak tiga pekan lalu.
Adik pelaku, Erni Megawati, mengatakan kakaknya bahkan tak hanya sekali membuat heboh karena kondisi kejiwaannya yang terganggu itu.
Advertisement
"Mbak Eni pernah wuda [tanpa baju] jalan-jalan di Klaten," ungkapnya didampingi kerabat keluarga, Krismiyati di Mapolres Sukoharjo pada Rabu (7/10/2020).
BACA JUGA: Al-Qur'an Disobek-sobek di Sukoharjo, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa & Langsung Ditangkap
Selama ini Eni hidup bersama Erni Megawati di Klaten. Eni dikembalikan ke keluarga oleh suaminya sejak mengalami gangguan kejiwaan 25 tahun lalu. Eni memiliki seorang anak yang kini hidup bersama suaminya di Temanggung. Eni pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa daerah (RSJD) Soedjarwadi Klaten. Namun, lantaran terkendala faktor ekonomi, Eni tak lagi mendapatkan pengobatan untuk mengatasi masalah kejiwaannya. Eni kemudian menghilang dari rumah Erni sejak tiga pekan lalu.
"Kami keluarga kaget saat mendengar kabar Mbak Eni ditangkap polisi karena menyobek Al-Qur’an. Kami benar-benar meminta maaf atas kejadian itu dan memang Mbak Eni mengalami gangguan kejiwaan," katanya.
"Kami memohon maaf telah membuat keributan di Klaten dan Sukoharjo."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- 7.993 Siswa SMP di Gunungkidul Bersiap Ikuti TKA April 2026
- Grand Hotel De Djokja Resmi Soft Launching 16 Maret 2026
- Harga Minyak Melonjak, Defisit APBN 2026 Bisa Makin Lebar
- Ketua Komisi A DPRD DIY Apresiasi Kesiapan TNI Hadapi Lebaran 2026
- Sinergi TNI-Warga Srimulyo Bantul Sukses Bangun Jalan 541 Meter
- Minyak Zaitun Ekstra Murni Disebut Dukung Fungsi Kognitif Otak
- Laporan Media Inggris Sebut Mojtaba Khamenei Koma, Fakta Belum Terkuak
Advertisement
Advertisement








